Home / Sumatera Selatan

Sabtu, 18 April 2026 - 20:26 WIB

Genangan Air dan Berlumpur, Warga Desa Sadu Keluhkan Kerusakan Jalan

MUSI RAWAS, MLCI – Kerusakan akses Jalan Desa Sadu Kecamatan BTS Ulu Kabupaten Musi Rawas (Mura) Sumatera Selatan dikeluhkan warga, Pasalnya hingga saat ini akses jalan tersebut kian memperihatinkan dan belum ada upaya perbaikan dari pemerintah.

Kondisi itu pula diperparah dengan tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Dimana genangan air hujan menutupi lubang jalan. Selain itu, permukaan jalan yang berlumpur juga meningkatkan risiko tergelincir, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Sebagai bentuk sindiran akan lambannya perbaikan jalan tersebut, sejumlah pelajar mengabadikan momen tersebut dengan cara berfoto dijalan digenangi air keruh dan berlumpur. Momen tersebut pun viral di media sosial seperti facebook.

Dalam foto yang beredar luas, terlihat para pelajar berdiri dan berpose di jalan yang dipenuhi air keruh dan berlumpur.

Menyikapi hal itu, Camat BTS Ulu, Marzuki Usman mengatakan, belum dilakukannya perbaikan akses jalan tersebut, lantaran status jalan berada dalam hutan kawasan.

Baca Juga!  OPD Banyuasin Diminta Pj Bupati Terus Lakukan Inovasi Untuk Tekan Inflasi

“Untuk peningkatan ke hotmik itu tidak bisa karena akses jalan tersebut terletak dalam hutan kawasan sehingga untuk perbaikannya tidak bisa dilakukan. Dan pihak Pemkab Mura telah berupaya dengan melakukan pengerasan pada jalan tersebut menggunakan agregat pada tahun sebelumnya,” ungakap Marzuki Usman kepada wartawan, Sabtu (18/04).

Kendati struktur tanah yang labil sehingga pengerasan itu tidak berlangsung lama, apalagi jalan tersebut juga dilalui mobil angkutan yang melebihi tonase.

“Kalaupun jalan itu sudah bukan dalam Kawasan, tentunya pemerintah bisa melakukan perbaikan jalan itu. Selain jalan itu, akses jalan Desa Sembatu Jaya juga termasuk dalam hutan kawasan. Yah ada dua desa itu posisi jalan yang masuk dalam hutan kawasan,” jelasnya.

Dirinya mengaku, 95 persen akases jalan di Kecamatan BTS Ulu sudah aspal, namun dirinya tidak menapik jika dibeberapa spot spot tertentu terdapat jalan yang rusak. Hal itu disebabkan oleh angkutan yang melebihi tonase serta cuaca.

Baca Juga!  Kota Pagaralam Akan Gelar Pameran Artefak Rasullulah SAW

“Kalau daerah lain bagus, bahkan di gunung kembang itu sudah Hot Mix, jadi faktor kerusakan jalan itu disebabkan angkutan berlebihan serta hujan,” jelasnya.

Menyikapi kondisi akses jalan tersebut, pihaknya juga terus memberikan himbauan kepada perangkat desa dan Kepala Desa (Kades) dalam setiap waktu ada pertemuan di kecamatan agar mobil angkutan untuk tidak melebihi tonase.

“Kita sifatnya sebatas imbauan saja, karena memang bukan kewenangan kita untuk angkutan yang melebihi tonase,” pungkasnya.

Untuk diketahui, bukan Desa Sadu saja yang mengalami kondisi jalan yang berlumpur, Desa Sindang Laya dan Mukti Karya Kecamatan Muara Lakitan juga mengalami hal serupa. sampai ada kejadian miris terjadi, Warga setempat yang sakit untuk berobat, Namun, akses jalan yang rusak parah karna kesulitan melintas, membuat warga tersebut meninggal ditengah perjalanan karena terlambat dibawa kerumah sakit.***SMSIMusi Rawas

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Prestasi Gemilang: Dua Siswa MAN 1 Lahat Lolos Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi dan Kabupaten Tahun 2026

Kabupaten Lahat

Penyerahan Hadiah O2SN Tingkat Kabupaten Lahat Tahun 2026 Resmi Digelar: Gali Talenta Unggul, Lahirkan Generasi Bugar dan Berkarakter

Pendidikan

MAN 1 Lahat Resmi Luncurkan Program Wali Kelas Piket Pagi: Perkuat Disiplin dan Jalin Kedekatan dengan Peserta Didik

Pendidikan

Jangan Didik Anak dengan Pola Asuh “Ayam Potong”, Kepala MAN 1 Lahat Bagikan Pengalaman Hidup kepada Santri

Kabupaten Lahat

Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Lahat Gelar Pembinaan Dan Sosialisasi Sensus Ekonomi Serta Program Baznas

Sumatera Selatan

Secercah Harapan Kembali Menyala Dibalik Bangku Kuliah

Sumatera Selatan

Tunggakan Kuliah Ancam Masa Depan 3 Mahasiswi Farmasi Unisa Palembang

Kabupaten Lahat

Matamuda Man 1 Lahat: Bangun Lingkungan Belajar Ramah Anak Untuk Tahun Pelajaran Baru
error: Content is protected !!