Home / Sumatera Selatan

Rabu, 13 Juli 2022 - 16:25 WIB

Forum Pondok Pesantren Gelar FGD, “Tangkal Radikalisme”

Release SMSI Sumsel –

PALEMBANG, MLCI – Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan (FORPRESS) gelar Focus Group Discussion (FGD) di Hotel Airish Palembang. Rabu (13/7/2022).

Kegiatan tersebut bertema “Memperkuat Pondok Pesantren sebagai Benteng dalam Menjaga Ideologi Pancasila dan Kebhinekaan serta memperkuat Nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila terhadap Pelajar/Santri melalui Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan”.

Gubernur Sumsel Herman Deru yang diwakili oleh Dr. KH. Sunarto SSos Msi sangat mengapresiasi FORPESS dalam hal telah mengelar kegiatan ini, karena pondok pesantren adalah ujung tombak dalam menciptakan para calon generasi penerus bangsa yang berakhlak nur karimah.

Dijelaskan Sunarto, karena banyak anak digenerasi muda sekarang ini, seperti yang lihat akhlak nur karimah masih kurang. Ini juga untuk menangkal radikalisme, karena radikalisme sudah ada yang menyusup ke pesantren.

Baca Juga!  Ketua KONI Musirawas, "Insya Allah, PORPROV Muba 2025, Kita Masuk 6 Besar"

“Maka dari itu, kami mengharapkan pada seluruh pondok pesantren, sama-sama menjaga agar tidak ada oknum-oknum yang tidak bertangung jawab menyusup,”katanya.

Ditempat yang sama, Ketua DPP FORPESS, KH Jamingan menyampaikan, untuk menangkal radikalisme yang perlu diantisipasi didalam pondok pesantren ini, supaya tidak ikut-ikutan atau tidak terkena gesekan-gesekan amal-amalan dari radikalisme.

Maka dari itu, jajaran Forum Pondok Pesantren Sumatera Selatan (FORPESS) ini, untuk memperkuat dan membentengi pondok-pondok pesantren agar terjaga dari aliran radikalisme.

Sementra itu, kerjasama antar Polda Sumsel dan Pemprov Sumsel, lanjutnya, pihaknya bekerjasama saling mengawasi dan saling membantu manakala disuatu pondok pesantren menemukan keganjilan maka saling memberikan informasi supaya bisa terjaga keutuhan.

Pihaknya juga meminta tim khusus dari Polda Sumsel untuk mengawasi pesantren, “supaya tidak ada oknum yang numpang di pesantren yang tidak sepaham dengan pondok pesantren,”ungkapnya.

Baca Juga!  Warga Merapi Keluhkan Sering Mati Lampu Tanpa ada Pemberitahuan Pihak PLN

Ditempat yang sama, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs. Toni Harmanto MH yang diwakili AKBP M. Syobirin, S, SH, MH menambahkan, bahwa Polda Sumsel menyambut baik forum ini, karena ini merupakan forum yang dinanti-nantikan bersama, dimana dengan forum ini ada komunikasi baik dari pihak kepolisian ataupun pihak FORPESS.

“Dan ini akan terciptanya komunikasi, supaya tidak ada hal-hal bersifat negatif,”ulasnya.

“Manakala ada hal yang perlu kami tanyakan pada pesantren maka mereka membuka diri, kemudian Polri juga jika ada hal-hal yang terkait tindak pidana atau pelanggaran ataupun isu-isu menyangkut radikalisme dan hal lainnya kami akan membuka diri,” bebernya.

Kedepan pihaknya berharap nanti, baik tingkat Polda, Polres maupun Polsek untuk menciptakan hubungan sebaik-baiknya.****

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Romansa Kopi dan Aksara Ulu: Lestarikan Budaya Lokal Peringati Hari Sumpah Pemuda 2026

Kabupaten Lahat

Bimtek Peningkatan 8 Indikator PAUD Holistik Terintegrasi Digelar di Lahat

Kabupaten Lahat

Sinergi Pendidikan dan Media: K3S Kikim Barat Jalin Kerja Sama Publikasi Bersama Awak Media

Kabupaten Lahat

Jumat Bugar: SD Negeri 5 Lahat Rutin Laksanakan Senam Pagi Bersama

Pendidikan

Medali dan Gagasan SMAN 4 Lahat, “Wajah Generasi Berprestasi”

Kabupaten Lahat

Jerry Prayudha, Siswa Sdn 26 Lahat Raih Emas Dan Perak Di Lomba Renang Kapolres Muaraenim

Kabupaten Lahat

Kualitas Udara Buruk, Simak Surat Edaran Disdikbud Lahat 

Sumatera Selatan

Antisipasi ISPA, Bupati dan Wabup MURA Terjun Bagikan Masker
error: Content is protected !!