Home / Sumatera Selatan

Jumat, 10 Juni 2022 - 08:44 WIB

Dua Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Bibit Karet Ditahan Kejaksaan

Release SMSI OKI –

OKI SUMSEL, MLCI – Dua tersangka CN dan TP kasus dugaan korupsi pengadaan benih (bibit Karet) siap tanam Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Dana APBN tahun 2019 ditahan Kejari OKI. Jum’at (10/6/2022).

Kepala Kejari OKI Abdi Reza Fachlewi Junus SH MH di dampingi Kasi Intelijen Belmento SH dan Kasi Pidana Khusus Fajar Dian Prawitama SH dalam konfrensi persnya  mengatakan sesuai dengan pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dalam kasus ini kerugian negara sebesar 317 juta rupiah dan kerugian ini menjadi barang bukti.

“Ini merupakan proses tahap 2 kasus pengadaan benih siap tanam di Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten OKI Dana APBN tahun 2019 sebesra 1,8 milyar, tersangka RC selaku kontraktor serta TP selaku PPK,kedua tersangka di tahan di rutan kelas II B Kayuagung untuk dua puluh hari kedepan dan telah P 21,”ujarnya.

Baca Juga!  Kasus 8 Bulan Belum Ditindak Lanjuti, Korban Lapor Ke Sekretariat PWI Sumsel

Dikatakan Abdi Reza adapun kerugian negara dalam kasus ini sebesar 317 juta rupiah dan terkait indikasi adanya tersangka lain Kajari menyebutkan belum ada barang bukti yang kuat,untuk menjerat tersangka lain minimal ada dua alat bukti,”Kedepan kita lihat saja dalam proses persidangan,mudah-mudahan ada bukti baru yang bisa di jadikan dasar,”ucapnya.

“Untuk tesangka di kenakan pasal 2 ayat 1 junto 18 undang – undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi di rubah dengan undang – undang nomor 20 tahun 2001 perubahan tentang tindak pidana korupsi atau Pasal 3 junto 18 undang – undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi di rubah dengan undang–undang nomor 20 tahun 2001 perubahan tentang tindak pidana korupsi dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara,”terangnya.

Baca Juga!  JPKP Banyuasin Desak DPRD Rekomendasikan Penutupan PT.Sariguna Primatirta Dan PT.Melania Indonesia

Terpisah Pengacara RC Riza Faisal Ismed SH menyebutkan penahanan kliennya sudah melalui prosedur,”Kerugian negara yang sudah di kembalikan oleh klien kami,belum pernah di hukum,tentu keterkaitan hal ini  kami akan membuat pembelaan,walau tidak menghapus terhadap jalannya proses perkara pidana,, yang jelas kita lihat di pengadilan nanti,”ungkap Riza.*****

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Langkah Strategis Lahat: Seleksi Kader Terbaik Perkuat PDI Perjuangan Hingga Tingkat Kecamatan

Pendidikan

Pembukaan Class Meeting Man 1 Lahat: Wadah Mempererat Kebersamaan dan Menumbuhkan Jiwa Sportivitas

Kabupaten Lahat

Kepala Sekolah SD Negeri 23 Lahat Ucapkan Terima Kasih kepada Guru dan Staf, Kelas VI Lulus 100 Persen

Kabupaten Lahat

Jalin Sinergi dan Klarifikasi, PLT Kabag Perlengkapan Setda Lahat Sambut Hangat Jurnalis  

Kabupaten Lahat

Yonif TP 894/PB Lahat Gelar Sosialisasi di MAN 1 Lahat, Sediakan Bimbingan Masuk TNI-Polri

Kabupaten Lahat

Siswa/i MTs Negeri 1 Lahat Ukir Prestasi Gemilang, Raih Nilai TKA Tertinggi Tahun Pelajaran 2025–2026

Kabupaten Lahat

SD Negeri 32 Lahat Gelar Pelepasan Perpindahan Tugas Guru & Pengumuman Kelulusan: Menggenggam Kenangan, Menatap Masa Depan

Kabupaten Lahat

SD IT A BA TA TSA Lahat Umumkan Kelulusan Angkatan XIV: Awal Langkah Baru Menuju Masa Depan Gemilang  
error: Content is protected !!