LAHAT, SUMSEL – MLCI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Sosialisasi Sensus Ekonomi bekerjasama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lahat, sekaligus Sosialisasi program Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Lahat, pada Rabu (15/07/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, Niel Aldrin, S.E., M.AP., didampingi Sekretaris Dinas Dr. H. Baslini, S.Pd., M.Pd., Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Pertama beserta seluruh staf terkait. Turut hadir dalam kesempatan ini Kepala BPS Kabupaten Lahat beserta jajaran, Kepala Baznas Kabupaten Lahat beserta jajaran, serta seluruh pengurus Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) se-Kabupaten Lahat.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Dr. H. Baslini, S.Pd., M.Pd. mengawali dengan memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta’ala atas segala nikmat kesehatan dan kesempatan yang diberikan, serta mengirimkan selawat dan salam kepada teladan kita semua, Nabi Besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga, sahabat dan seluruh pengikutnya hingga akhir zaman.
Beliau menekankan hal mendasar yang menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan tugas, yaitu kedisiplinan waktu. “Kegiatan yang diundang pukul 09.00 WIB diharapkan Bapak Ibu sudah hadir lebih awal. Menghargai waktu adalah fondasi dari segala pencapaian, keterlambatan satu orang akan berimbas pada keteraturan seluruh rangkaian kegiatan,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau mengutip pesan sederhana namun sarat makna: “Mulailah harimu dengan merapikan tempat tidurmu.” Hal ini mengajarkan bahwa keberhasilan dalam hal-hal besar tidak akan tercapai tanpa ketelitian dan kesungguhan dalam menjalankan hal-hal kecil serta kedisiplinan diri sehari-hari.
Terkait pengelolaan satuan pendidikan, Dr. Baslini meminta seluruh unsur pimpinan sekolah untuk senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi yang erat. Beliau juga menegaskan dengan tegas terkait dugaan pelanggaran dan perlakuan tidak pantas yang dilakukan oknum pendidik, khususnya yang menyangkut peserta didik yang masih di bawah umur. “Hal semacam ini tidak dapat dibiarkan begitu saja. Kami akan memberikan pembinaan secara tegas, dan jika terbukti melanggar sanksi pemecatan bukan hal yang mustahil dijatuhkan demi menjaga kepercayaan masyarakat dan melindungi anak didik kita,” tegasnya.
Menyambung materi sosialisasi dari Baznas, beliau mengajak seluruh peserta untuk menunaikan zakat dan bersedekah dengan niat yang tulus semata-mata mengharap ridha Allah SWT, tanpa terpengaruh penilaian terhadap pengelola maupun hal lainnya. Beliau pun berbagi kesaksian pribadi tentang keajaiban amal kebajikan: beberapa waktu lalu dokter memvonis kondisi kesehatannya berisiko tinggi dan memerlukan tindakan operasi, namun berkat doa serta konsistensi dalam bersedekah, Allah SWT memberikan kesembuhan yang luar biasa.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar lembaga, meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan, serta menumbuhkan kesadaran seluruh elemen pendidikan akan pentingnya kewajiban sosial dan peran aktif dalam pembangunan Daerah.

