Home / Peristiwa

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:51 WIB

Diduga Pondasi Tembok Penahan Air Pagar Agung Tidak Sesuai RAB

LAHAT, SUMSEL – MLCI — Proyek pembangunan tembok penahan air di wilayah Puntang Kecil, Kelurahan Pagar Agung, Kecamatan Lahat, yang bersumber dari APBD Bidang Sumber Daya Air Tahun Anggaran 2026, kini menuai sorotan. Diduga pelaksanaan pekerjaan pondasi tidak sesuai dengan spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah ditetapkan.

Proyek ini dilaksanakan oleh CV. Cantika Konstruksi, dengan nomor kontrak 50/610/SDA/APBD/PUPR/2026 dan nilai kontrak sebesar Rp499.800.146,65, di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lahat.

Berdasarkan pantauan langsung awak media di lokasi, terlihat pondasi hanya diletakkan di dalam air tanpa dilakukan penggalian tanah maupun pengalihan aliran air terlebih dahulu. Kondisi ini memunculkan dugaan kuat bahwa volume serta kualitas pondasi tidak memenuhi standar yang direncanakan.

Baca Juga!  Bupati Lahat Hadiri Acara, Haflah Akhirussanah Pondok Pesantren (Ponpes) Abdur Rohman

Keterangan teknis di lapangan disampaikan oleh Bambang, selaku kepala tukang yang terlibat dalam pengerjaan. Ia menyebutkan spesifikasi yang dikerjakan: “Untuk volume: pondasi kedalaman 30 cm, tinggi 1 meter, lebar 20 cm, dan panjang 261 meter.”

Namun, metode pengerjaan yang diduga langsung meletakkan pondasi di dalam air tanpa persiapan yang memadai dikhawatirkan menurunkan kualitas serta daya tahan bangunan. Jika volume pondasi tidak sesuai dengan spesifikasi RAB, tembok penahan air dikhawatirkan tidak berfungsi maksimal, tidak tahan lama, serta berpotensi mengancam keamanan warga. Hal ini juga dapat menyimpang dari prinsip penggunaan anggaran yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga!  Semangat Gotong Royong Menguat, Pemerintah Desa Giri Mulya dan Warga Bersama Perbaiki Rumah Tertimpa Pohon

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Eka GP selaku PPTK Dinas PUPR Kabupaten Lahat memberikan tanggapan singkat: “Ya terima kasih dek. Kami kemarin dulu sudah cek juga ke lokasinya. Pekerjaan itu penunjukan yang bekerja. Sudah kami tegur, “tutup Eka GP.

Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi yang lebih mendalam mengenai kesesuaian spesifikasi teknis di lapangan dengan dokumen perencanaan. (/Tim)

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Desa Giri Mulya, Tidak Ada Korban Jiwa

Kabupaten Lahat

Pasca Hujan Deras, Kepala Sekolah SDN 30 Lahat Tinjau Kerusakan Bangunan yang Semakin Memburuk

Kabupaten Lahat

Tutup Tps Rt 20 Talang Jawa Selatan Menuai Perdebatan Di Medsos

Kabupaten Lahat

Warga Tutup TPS RT 20 Talang Jawa Selatan: Dua Dekade Menderita, Belum Ada Solusi dari DLH Lahat

Kabupaten Lahat

Korban Kebakaran Desa Giri Mulya Kembali Dibantu Jajaran Kepala Sekolah SD Di Kecamatan Lahat

Peristiwa

Bersinergi, Polres Lahat Berhasil Jinakan Karhutla di Kikim Timur

Peristiwa

Warga Desa Giri Mulya Lahat Galang Donasi Korban Kebakaran Rumah

Peristiwa

Kebakaran Melanda Rumah Warga Desa Giri Mulya, Bapak Suwarno Menjadi Korban
error: Content is protected !!