Home / Regional

Selasa, 27 Juli 2021 - 20:02 WIB

Dana Rp. 2 Milyar Proyek Rehab DAM Kikim Selatan, Ditemukan Banyak Kejanggalan

Jurnalis Herlan Nudin –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Berdasarkan data yang diterima, terungkap Proyek rehabiltasi D.I Air Pangi (IPDMIP) dengan Satker Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

Tercatat dana Pagu Proyek sebesar Rp 2,065 Milyar menjadi HPS sejumlah Rp 1,952 Milyar yang berlokasi di Desa Pandan Arang Kecamatan Kikim Selatan dan dikerjakan oleh CV Resyha asal Kota Palembang.

Proyek rehab yang menggunakan dana milyaran rupiah ini untuk mencukupi kebutuhan perairan sawah masyarakat di empat desa dalam Kecamatan Kikim Selatan. Yaitu, Desa Nanjungan, Desa Tanjung Kurung, Desa Keban Agung dan Desa Pandan Arang.

Namun, pembangunan proyek rehab DAM sesuai dengan harapan bisa dengan lancar dan tahan lama sebagaimana spek bangunan bisa mengaliri air ke persawahan, sepertinya diragukan oleh masyarakat empat desa tersebut.

Empat Kepala Desa (Kades) yang desanya akan dialiri DAM tersebut saat dikonfirmasi awak media melalui Kades Nanjungan, Iswandi mengungkapkan keraguan mutu bangunan proyek itu.

“Maka itu kami adakan pengecekan langsung ke lokasi pembangunan rehabilitasi DAM 1 Air Pangi hari ini dan banyak sekali kejanggalan yang ditemukan,” sambungnya. Selasa (27/7/2021).

Baca Juga!  Forkompimda Lahat Hadiri Tasyakuran Aqiqah Putri Pengurus SMSI Sumsel

Dijelaskan Iswandi, seperti pekerjaan tidak mengunakan molen dan tidak ada kotak adukan campuran semen pasir yang biasa dipakai setiap kali ada bangunan.

Tapi kenyataannya, pemborong proyek ini mengaduk pakai alat berat eksavator dan bahan adukan pasir bercampur lumpur dan kayu serta mengunakan alat-alat seadanya seperti centong melicin acian, sekraf meratakan adukan.

“Bahkan mengunakan alat yang terbuat dari kayu yang biasa dipakai masyarakat untuk menjemur padi dan kopi seperti serok,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Iswandi, saat pengecekan bangunan itu juga ditemukan papan yang dilapis dengan acian untuk menutupi aliran air yang melewati dibawah bangunan. Dan, saat dibuka keluar deras airnya.

“Parahnya lagi, bangunan kemaren dan hari ini belum ada yang keras dan malahan bercampur lumpur dan kayu diatasnya diaci dengan semen,” terangnya.

Ketika ditanya saat lakukan pengecekan ke lokasi proyek itu melibatkan pihak yang berwajib. Iswandi mengatakan jajaran Polres Lahat dan Polsek Kikim Selatan turut hadir untuk menjaga agar tidak terjadi hal tak diinginkan serta mengetahui hasil pekerjaan DAM tersebut.

Baca Juga!  Program Keagamaan PJ Bupati Lahat Disambut Baik Toko Pemuda Merapi, Ini Pesan Rozi Adiansyah

“Sebenarnya selama ini kami empat desa bukan mau mengerjakan proyek itu. Namun siapapun pemborongnya tolong dikerjakanlah bagus dan kokoh sesuai dengan aturan RAB dan Gambar untuk kepentingan masyarakat,” imbuhnya.

Lebih jauh, Iswandi menguraikan dalam logat bahasa dusunya “Kalu dide kereh ige lagi ape lagi dibangun dengan biaya yang besak, lom lame lah rusak lagi dan nak gotong royong mapak pule tiap kali nak betanam”.

Perlu diketahui, pengecekan pelaksanaan proyek tersebut dihadiri masyarakat, Kades Nanjungan Iswandi, Kades Tanjung Kurung Kasmin, Kades Keban Agung Fitra dan Kades Pandan Arang Alpian. Didampingi BPD, LPM, LPA masing-masing desa dan Ketua P3KA.

Sementara itu pihak CV Resyha saat mau dikonfirmasi sudah tidak ada lagi di lokasi bangunan. Menurut inforemasi, keberadaanya sudah di Desa Pandan Arang di rumah Rindi

Ditemui di kediaman Rindi, Aslan juga tidak ada. Hinga berita ini diturunkan pihak CV. Resyha belum bisa dikonfirmasi.*****

Share :

Baca Juga

Regional

Kisruh Berawal dari Kasus Cash Back, “PWI Tetap Satu”

Kabupaten Lahat

Paslon Bupati Lahat Yulius Maulana ST Dan budiarto Marsul SE,. M. Si Silaturahmi Dikediaman Ketua umum MUI Lahat

Regional

Hadiri Pelantikan Pengurus SMSI Rejang Lebong, SMSI Lubuk Linggau Kompak

Regional

Pengurus Jakarta 2024-2029 Dilantik, PWI Harus Kembali Disegani

Regional

Ruri, “Aktivitas Tambang Timah Ilegal di Bangka Perlu Pengawasan Ketat”

Regional

Resepsi Peringatan Hari Nasional Taiwan ke-113 Digelar 

Regional

Kantor PWI Pusat Gedung Dewan Pers Didesak Puluhan Anggota Segera Dikosongkan

Regional

PWI HCB Dilarang Berkantor di Gedung Dewan Pers
error: Content is protected !!