Home / TNI & Polri

Selasa, 4 Juni 2024 - 15:31 WIB

Curang Pilkada, Ratusan Massa Demo KPU Muratara Untuk Pemilihan Ulang

Release SMSI Muratara

MURATARA SUMSEL, MLCI – Ratusan massa yang tergabung dari Desa Remban dan Karang Karang Anyar mendatangi KPU Muratara. Mereka melakukan aksi demo lantaran banyak kecurangan dalam Pemiliha Kepala Daerah (Pilkada).

Massa menuntut KPU Muratara supaya membuat surat pernyataan menolak hasil pemilu dan digelar pemilihan ulang.

Untung saja, Personel Polres Muratara dibantu Brimod Polda Sumse yang dipimpin langsung Kabag Ops Kompol Dedi Rahmat Hidayat dibantu Kasat Samapta Polres Muratara, KBO Sat Samapta Polres Muratara, KBO Sat Binmas Polres Muratara dan Instruktur Dalmas dari Personel Batalyon B Sat Brimob Polda Sumsel berhasil mengendalikan pengamanan saat massa semakin anarkis.

Akhirnya, kondisi keamanan kembali kondusif.

Hal itu terungkap saat Latihan Simulasi Pengendalian Massa (Dalmas) dalam rangka kesiapan Pengamanan Pilkada Tahun 2024 Kab. Muratara, Selasa, 4 Juni 2024 Pukul 08.00 Wib hingga jam 14.00 Wib di Lapangan Apel Polres Muratara.

Baca Juga!  Polres Lahat Gelar Kenaikan Pangkat Pengabdian dan Herman Akhiri Jabat Kabag Ren

Kapolres Muratara AKBP Koko Arianto melalui Kabag Ops Kompol Dedi Rahmat Hidayat mengatakan, pihaknya melaksanaan Latihan Pengendalian Massa (Dalmas) dalam rangka kesiapan Pengamanan Pilkada Tahun 2024 Kabupaten Muratara.

“Latihan Pengendalian Massa (Dalmas) dalam rangka kesiapan Pengamanan Pilkada Tahun 2024 Kab. Muratara dan selesai pada pukul 12.00 Wib yang berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar,” ungkap Kabag Ops pada pilarsumsel.

Mengenai skenario pengendalian pengamanan, diumpamakan massa dari Desa Remban dan Desa Karang Anyar mendesak agar kpu muratara melakukan pemilihan ulang dikarenakan banyaknya kecurangan yang dilakukan oleh tim sukses cabub/cawabub dan meminta ketua kpu muratara agar hadir dan membuat pernyataan tertulis tidak menerima hasil pilkada.

“Massa sekitar 100 orang mendatangi kantor KPU, setelah dilakukan tindakan pencegahan dan himbauan dari Tim negosiator Polres Muratara yang terdiri dari kasat binmas dan anggota serta polwan Polres Muratara,” jelas mantan Kasat Reskrim Polres Muratara.

Baca Juga!  Basmi Kejahatan, Kapolres Lahat Berikan Penghargaan

Namun, kata Kompol Dedi Rahmat Hidayat, massa tetap tidak terbendung dan bertambah ramai, sehingga dilakukan lintas ganti dari Dalmas awal ke Dalmas lanjut karena sudah dinyatakan oleh Kapolres Muratara situasi dalam keadaan kuning.

“Saya intruksikan kasat Samapta agar dilakukan lintas ganti ke dalmas lanjut dengan menggunakan Tameng Dalmas, Tongkat Dalmas dan pelindung body,” ujarnya.

Setelah itu massa melakukan pelemparan ke arah pasukan Dalmas, atas perintah Kapolres Muratara dan disampaikan melalui Kabag ops untuk Dalmas Lanjut mendesak maju kedepan agar massa dapat dibubarkan dipecah supaya situasi bisa dikendalikan oleh peleton Dalmas.

Setelah dilakukan pendesakan untuk membubarkan massa, pleton dalmas lanjut berhasil memecah massa dan berhasil membubarkan massa, sehingga situasi yang tadinya kuning sudah menjadi hijau kembali.

“Kapolres Muratara memerintahkan seluruh anggota utk konsolidasi dan kembali ke Mapolres Muratara. karena situasi sudah dinyatakan kondusif,” pungkasnya.***

Share :

Baca Juga

TNI & Polri

Kapolres Lahat, “Pelayanan Kepada Masyarakat Selalu Humanis dan Penuh Keikhlasan”

TNI & Polri

Hari Wafat Isa Al-Masih dan Hari Paskah 2026, Kapolres Lahat Kunjungi Gereja Santa Maria

TNI & Polri

Polres Lahat, “Soal Kasus Pengeroyokan Wartawan Tidak Ada Saksi Pihak Korban”

TNI & Polri

Komitmen Tingkatkan Kinerja Profesionalitas Personel, Polres Lahat Gelar Bin Ops

TNI & Polri

Sukses Ops Ketupat dan Lanjut KRYD, Kapolres Lahat “Hindari Pelanggaran Apalagi Tindak Pidana”

TNI & Polri

Menciptakan Rasa Aman dan Nyaman, Kapolres Lahat Sambut Tim Was Ops Polda

TNI & Polri

Usai Lebaran Idul Fitri 1447H/2026 M, Kapolres Lahat Pimpin Apel dan Halal Bihalal

TNI & Polri

Kapolres Lahat Ikuti Zoom Metting Kapolri Pemantauan Objek Wisata Operasi Ketupat
error: Content is protected !!