Home / Peristiwa

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Bimtek Transisi PAUD-SD 2026 Lahat: Membangun Jembatan Pembelajaran yang Ceria dan Menyenangkan

Jurnalis : Herlan Nudin

LAHAT, SUMSEL – MLCI – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat secara resmi menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Transisi PAUD ke SD Tahun 2026, yang mengusung tema “Membangun Jembatan Menuju Masa Depan Yang Ceria dan Menyenangkan”. Kegiatan berlangsung di Hotel Cendrawasih Lahat, Senin (10/08/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bunda PAUD Kabupaten Lahat, Ir. Sri Melyana, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, H. Niel Aldrin, S.E., M.AP, beserta Sekretaris Dinas Dr. H. Baslini, S.Pd., M.PD, jajaran Kepala Bidang, Ketua Forum PAUD, serta ratusan Kepala Sekolah dan guru PAUD maupun SD se-Kabupaten Lahat.

Dalam arahannya, Bunda PAUD Ir. Sri Melyana menyampaikan apresiasi yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, transisi dari PAUD ke SD haruslah menjadi jembatan yang menyenangkan, bukan masa yang membebani anak dengan tuntutan akademis yang belum wajar.

“Selama bertahun-tahun saya menyimpan pemikiran ini, bahwa kita tidak boleh tergesa-gesa mendewasakan anak-anak. Jangan paksakan mereka menguasai hal-hal yang belum waktunya, karena hal itu justru melukai empati, karakter, dan kedisiplinan yang seharusnya tumbuh secara alami. Orang yang tertekan, pada akhirnya akan menekan ketika ia memiliki kesempatan,” tegasnya.

Baca Juga!  Maju Pilkada 2024, Yulius Maulana Disambut Hangat Katua Partai Nasdem Lahat

Melalui kisah nyata anak kembar yang diasuh dengan cara yang sama namun memiliki bakat dan minat yang berbeda, beliau mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memahami bahwa setiap anak adalah unik. “Kita butuh penyanyi, penari, atlet, penemu, dan peran lainnya. Keberagaman itulah yang membuat kita utuh. Jangan samakan pola tumbuh kembang setiap anak, berikan waktu yang cukup bagi mereka untuk berkembang sesuai kodratnya,” ujarnya penuh haru.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, H. Niel Aldrin, S.E., M.AP, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan untuk menyelaraskan pemahaman seluruh pendidik terkait kebijakan terbaru, termasuk penerapan Wajib Belajar 13 Tahun serta peningkatan status PAUD yang kini sejajar dengan jenjang pendidikan lainnya.

Baca Juga!  Usai Dilantik, Dalbet Widodo S.P,.M.M Resmi Jabat Lurah Bandar Jaya Lahat

“Kebijakan terbaru menegaskan bahwa anak yang telah menyelesaikan pendidikan PAUD/TK wajib diterima masuk ke jenjang SD tanpa persyaratan kemampuan calistung yang dipaksakan. PAUD adalah ruang bermain dan belajar yang menyenangkan, bukan tempat persiapan ujian,” jelas Niel Aldrin.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius hingga selesai, berpartisipasi aktif dalam diskusi, dan nantinya mampu menyebarluaskan ilmu yang didapatkan kepada rekan sejawat yang belum berkesempatan hadir. “Mari kita pastikan setiap langkah anak menuju pendidikan selanjutnya berjalan dengan aman, bahagia, dan penuh semangat,” pungkasnya.

Bimtek ini akan menghadirkan narasumber dari BPMP Provinsi Sumatera Selatan serta Pengawas Pendidikan Tingkat SD, yang akan memaparkan secara rinci mengenai regulasi, metode pembelajaran, serta kurikulum yang relevan dalam mendukung transisi pendidikan anak yang tepat sasaran.

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Pohon Tumbang Timpa Rumah Warga Desa Giri Mulya, Tidak Ada Korban Jiwa

Kabupaten Lahat

Pasca Hujan Deras, Kepala Sekolah SDN 30 Lahat Tinjau Kerusakan Bangunan yang Semakin Memburuk

Kabupaten Lahat

Tutup Tps Rt 20 Talang Jawa Selatan Menuai Perdebatan Di Medsos

Kabupaten Lahat

Warga Tutup TPS RT 20 Talang Jawa Selatan: Dua Dekade Menderita, Belum Ada Solusi dari DLH Lahat

Kabupaten Lahat

Korban Kebakaran Desa Giri Mulya Kembali Dibantu Jajaran Kepala Sekolah SD Di Kecamatan Lahat

Peristiwa

Bersinergi, Polres Lahat Berhasil Jinakan Karhutla di Kikim Timur

Peristiwa

Warga Desa Giri Mulya Lahat Galang Donasi Korban Kebakaran Rumah

Peristiwa

Kebakaran Melanda Rumah Warga Desa Giri Mulya, Bapak Suwarno Menjadi Korban
error: Content is protected !!