Home / Sumatera Selatan

Selasa, 28 Juni 2022 - 08:23 WIB

Bangun Sektor Peternakan, Pemkab Banyuasin Launching Vaksinasi PMK

Release SMSI Banyuasin –

BANYUASIN SUMSEL, MLCI – Dalam rangka membangun sektor peternakan melalui program 1 KK 1 Sapi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuasin melaunching pelaksanaan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Tahun 2022.

Kegiata itu dilaksanakan pada hewan ternak Sapi di Komplek II Pusat Penelitian Karet Desa Lalang Sembawa Kecamatan Sembawa Kabupaten Banyuasin. Selasa (28/6/2022).

Pelaksanaan vaksinasi ini ditinjau langsung oleh Bupati Banyuasin H. Askolani bersama para pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Banyuasin sebagai langkah strategis dan tindakan kewaspadaan masuknya hewan kurban dari wilayah tertular dan menjaga wilayah bebas tetap bebas dari PMK.

Baca Juga!  Ketua FYBI Sumsel 2024-2028 Ir Deliar Marzoeki, Terpilih Secara Mufakat

Ini juga merupakan strategi melalui penerapan biosekuriti kandang dan pengetatan lalu lintas hewan ternak dan vaksinasi.

Hal tersebut disampaikan oleh Bupati Banyuasin H. Askolani dalam konferensi pers usai pelaksanaan vaksinasi PMK, dikatakannya bahwa, Kabupaten Banyuasin mendapatkan alokasi vaksin PMK sebanyak 1.400 dosis dari 12.200 yang dialokasikan untuk provinsi Sumsel.

“Diharapkan dengan pelaksanaan vaksinasi ini dapat menjadi salah satu strategi kita dalam menghasilkan ternak sapi yang sehat dan bebas dari PMK, dan semoga kita tetap dapat bersinergi dalam pencegahan dan pengendalian PMK di Kabupaten Banyuasin,” katanya.

Baca Juga!  Bantuan Kemanusiaan Untuk Negeri, Kapolres Banyuasin Berikan Bantuan Paket Sembako Bagi Warga Kurang Mampu

Ditempat yang sama Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Banyuasin Edil Fitriadi mengatakan, pelaksanaan Vaksinasi PMK dikabupaten Banyuasin ini nantinya dapat mencegah dan mitigasi resiko secara dini serta meminimalisir kerugian ekonomi peternak dan ancaman resiko PMK di Kabupaten Banyuasin.

“Oleh sebab itu diperlukan kerjasama oleh berbagai pihak mengingat Banyuasin merupakan daerah lalu lintas ternak antar provinsi sehingga dibutuhkan pengawasan ketat oleh berbagai pihak, sehingga hewan ternak yang ada di Kabupaten Banyuasin bebas dari PMK,” beber Edil.****

Share :

Baca Juga

Sumatera Selatan

Hadir Musrenbang di Griya Agung, Wabup Widiah Ningsih: “Langkah Penting Tentukan Arah Pembangunan Daerah”

Sumatera Selatan

HUT PTBA Ke-45, Wabup Widiah Ningsih: Perkuat Sinergi Menuju Transformasi Energi Nasional

Sumatera Selatan

Dukung Gerakan Cinta Produk Napi, Lapas Banyuasin Ramaikan Bazar HBP Ke-62

Sumatera Selatan

Setelah 14 Tahun Krisis Air, Warga Kenten Raya Palembang Akhirnya Melawan

Sumatera Selatan

Kunker Pangdam II/Sriwijaya Tinjau Pembangunan Yonif TP 947 Musi Rawas

Sumatera Selatan

Intimidasi Jurnalis, Ketua PWI Sumsel Kecam Arogansi Oknum Kepala Dinas di OKUS

Sumatera Selatan

Peringati HBP Ke-62, Lapas Banyuasin Gelar Tes Urine Serentak. Ini Hasilnya

Sumatera Selatan

Dorong Keterbukaan Informasi Publik, SMSI Muba Jalin Sinergi dengan Sekretariat DPRD
error: Content is protected !!