Home / Sumatera Selatan

Rabu, 23 April 2025 - 13:50 WIB

Akibat Jalan Rusak, Warga Sakit Digotong Pakai Sarung dan Meninggal Dibawa Mobil PickUp

BANYUASIN SUMSEL, MLCI – Masih ingat kasus seorang warga Desa Margo Rukun Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin ketika sakit harus digotong oleh keluarga dibantu warga menggunakan sarung lalu diangkut menuju salah satu rumah sakit di Palembang menggunakan mobil bak terbuka.

Peristiwa miris ini viral di berbagai media online dan media sosial lainnya waktu itu.

Warga yang sakit tersebut bernama Mahrudin (60) telah meninggal dunia di RS Fatima Palembang dan mobil Ambulance yang membawa jenazah menuju rumah duka di Desa Margo Rukun Kecamatan Muara Sugihan.

Informasi dihimpun, berhubung jalan antar desa rusak berat akibat hujan dan mobil ambulance tidak bisa melewati jalan tersebut dan dengan sangat terpaksa keluarga dibantu warga menggotong memindahkan jenazah dari mobil ambulance menuju mobil pickup agar jenazah tiba dirumah duka dan dikebumikan. Selasa (22/4).

Baca Juga!  Diduga Masuk HK, Ganti Rugi Lahan Bendungan Tiga Dihaji Ditunda

Menurut Tokoh Agama Desa Margo Rukun, H Suryadin yang juga keluarga musibah mengungkapkan bahwa Almarhum Mahrudin adalah penduduk yang sempat viral sebelumnya lantaran harus digotong menggunakan sarung saat menuju ke rumah sakit kota Palembang beberapa waktu lalu.

“Iya hari ini, meninggal dunia di rumah sakit Fatimah Palembang Pukul 04.00 Wib. kakak kami “Mahrudin Yang Tempo hari di gotong sarung,” timpalnya.

Dikatakan Suryadin bahwa jenazah dipulangkan ke rumah duka dengan menggunakan mobil ambulance rumah sakit tempat Almarhum di rawat, namun setibanya di jalan penghubung antara Desa Ganesha Mukti ke Margo Rukun terdapat jalan yang putus hingga jenazah terpaksa harus digotong dan dipindahkan ke mobil pickup menuju rumah duka untuk dikebumikan.

“Ambulan dari Palembang Membawa Jenazah karena Jalan penghubung jalur 14 Desa Ganesha Mukti Muara Sugihan Banyuasin putus terpaksa keluarga dan warga menggotong untuk di pindahkan ke kendaraan pickup” terang dia.

Baca Juga!  Pemkab Bayuasin Terus Upaya Tekan Laju Inflasi, Gelar Operasi Pasar Murah

Suryadin menambahkan bahwa jalan penghubung menuju ke arah Desa Margo Rukun ini sekitar sepuluh meter terdapat di dua titik yang terhitung rusak parah (putus) mirisnya menurut ia belum terlihat upaya perbaikan dari pihak pemerintah setempat.

“Ke Desa Margo Rukun, Sekitar 10 meter ada 2 titik, sudah lama nggak ada gerakan dari pemerintah setempat” ungkap pak Haji ini.

Dari kejadian tersebut diharapkan Pemerintah Kabupaten, Provinsi maupun pusat dapat menjadikan bahan pertimbangan untuk dasar percepatan pembangunan di daerah pedesaan.

Dan sampai tayangnya pemberitaan ini awak media belum dapat terhubung ke Pemerintah Desa setempat untuk mempertanyakan langkah apa yang akan dilakukan terkait rusaknya jalan penghubung dimaksud, harapnya.*** (Humas SMSI Banyuasin)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Puncak Syukur 90 Tahun TK–SD Santo Yosef Lahat: Bertumbuh dalam Kasih, Berbuah Dalam Karya

Kabupaten Lahat

KUA Lahat Tinjau dan Ukur Masjid Darul Falah, Percepat Pengajuan Akta Ikrar Wakaf

Kabupaten Lahat

SD Negeri 20 Lahat Gelar Upacara dan Penyerahan Hadiah Perlombaan Memperingati HUT RI ke-81

Kabupaten Lahat

Posyandu Lansia Desa Giri Mulya Berjalan Optimal, Pemdes dan Puskesmas Senabing Bersinergi Jaga Kesehatan Warga

Sumatera Selatan

Makan Korban, Mobil Angkutan Terguling di Proyek Jalan Mangkrak

Sumatera Selatan

Herman Deru Harusnya Malu, Proyek Jalan Simpang Raja Ditinggal Pemborong

Kabupaten Lahat

Semarak HUT RI ke-81, 190 Satuan Pendidikan Meriahkan Lomba PBB dan Drumband/Marching Band Berjalan Lancar

Kabupaten Lahat

20 Tahun Menanti, Sertifikat Warga Desa Giri Mulya yang Hilang Kini Mulai Diserahkan
error: Content is protected !!