Home / Peristiwa

Kamis, 18 November 2021 - 09:48 WIB

Pemuda di Kikim Ini Diduga Tewas Gantung Diri

Jurnalis Humres –

 

LAHAT SUMSEL, MLCI – Jajaran Polsek Kikim Selatan menerima laporan dari masyarakat bahwa ada kejadian pemuda yang menjadi korban tewas diduga gantung diri, tepatnya di Desa Banuayu Kecamatan Kikim Selatan.

“Ternyata, informasi itu benar setelah personil Polsek Kikim Selatan ke lokasi tersebut,” ujar Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK didampingi Kapolsek Kikim Selatan AKP Fredy Rajagukguk SH dan Kasi Humas IPTU Sugianto kepada media ini melalui Kasubsi Penmas, AIPTU Lispono SH. Kamis (18/11/2021).

Dijelaskan Lispono, kronologi kejadian sekira jam 01.00 Wib, korban berusia 21 tahun itu pulang dari rumah saudara ibunya, yakni Tarmin beralamat di Desa Banuayu Kecamatan Kikim Selatan dan bermaksud pulang kerumah neneknya.

Baca Juga!  Relawan “Merapi Dengar Kamu" Siap Menangkan Yulius Maulana Cabup Lahat

Lalu, sekira jam 01.30 Wib, korban tiba dirumah neneknya bernama Amalia umur 75 tahun dan kemudian neneknya tidur.

“Sekira pukul 02.00 Wib, saat neneknya terbangun dari tidur dan menemukan korban dalam keadaan tergantung pada atap dapur yang kemudian menghubungi keluarga dan masyarakat sekitar,” beber Lispono.

Selang setengah jam, personil Polsek Kikim Selatan menerima laporan via telpon dari Kepala Desa Banuayu, Yudi Sukandar yang memberitahukan perihal kejadian tersebut dan kemudian Personil Polsek Kikim Selatan langsung menuju ke TKP.

Ketika personil Polsek Kikim Selatan tiba di TKP, mayat korban sudah diturunkan dengan kondisi telah meninggal dunia oleh keluarganya. Yakni Buca (30), Sukardi (55) disaksikan Kepala Desa Banuayu.

Baca Juga!  Waw...,Yulius Maulana ST Bakal Calon Bupati Lahat 2024-2029, Kini Mendapat Dukungan Masyarakat Di Merapi Area

Lispono menguraikan, hasil keterangan beberapa saksi terungkap kondisi korban tergantung pada leher menggunakan tali karung (tali kinjar) warna putih, mengunakan baju kaos motif loreng hijau, jaket warna hitam, celana panjang warna putih dan lidah menjulur serta keluar cairan dari alat vitalnya.

“Atas permintaan Ibu korban tidak akan di Visum atau Otopsi dan nantinya dikebumikan hari ini Kamis tanggal 18 Nopember 2021 di Desa Banuayu Kecamatan Kikim Selatan. Sementara untuk motif, diduga karena masalah keluarga karena orang tuanya telah bercerai dan korban tinggal bersama neneknya,” pungkas Lispono.****

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Dr. Hasperi Susanto Terpilih Jadi Ketua IKASELA Periode 2026–2030, Berikut Pesannya

Peristiwa

Jalan Hauling PT. ALR Tuai Polemik, Berikut Permintaan Masyarakat Dua Desa Merapi Timur

Peristiwa

Diduga CV. LKL Pungli Ke Pedagang Kaki Lima, Pemkab Lahat Akan Tindak Tegas

Peristiwa

Selesai Monev : Pemdes Ulak Mas, BPD Dan Tokoh Masyarakat Gelar Tasyakuran Di Bendungan (Embung) Desa

Kabupaten Lahat

Monev Tim Tripika : Bangunan SPAL DD Tahap 2 Desa Giri Mulya Di Puji Camat Lahat

Kabupaten Lahat

Banyaknya Keluhan Masyarakat Tentang RSUD Lahat, Komisi IV DPRD Kabupaten Lahat Adakan Sidak. Berikut Temuannya

Peristiwa

Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Usia Dini, Disdikbud Lahat Gelar Kegiatan Pembinaan Karakter Dan Pengembangan Kompetensi Dasar Pendidikan Bagi Guru Paud

Peristiwa

Digerebek Tim Walet Polres Lahat, Pengedar Narkoba Ini Sempat Buang BB
error: Content is protected !!