Home / Peristiwa

Senin, 17 Mei 2021 - 15:08 WIB

Diduga Penyakit Jembrana, Puluhan Ekor Sapi di Kikim Barat Mati Mendadak

Release SMSI Lahat –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Informasi dihimpun terungkap puluhan sapi milik warga Desa Purnama Sari Kecamatan Kikim Barat mati mendadak. Hal itu diketahui sejak awal bulan Ramadan hingga sebelum hari raya Idul Fitri 1442 H yang lalu.

Kepada awak media, salah satu warga Desa Purnamasari Rohim yang juga tokoh masyarakat setempat mengatakan bahwa sapi-sapi yang mati mendadak ini terjadi sejak masuknya sapi dari luar Kabupaten Lahat dijual kepada masyarakat desa ini.

“Sapi-sapi didesa ini selama bulan puasa hingga lebaran tahun ini sekitar 60 Ekor sudah yang mati, terutama sapi-sapi milik warga di Blok Semarang dan Blok DKI Desa Purnamasari ini,” jelasnya.Senin (17/5/2021)

Baca Juga!  Pemdes Makartitama Lahat, Menyalurkan Batuan Kolam Terpal Tahap Pertama Ke 160 KPM

Ditambahkan Rohim, sebelum mati mendadak awalnya sapi ini sulit untuk makan, gemetar, geleng-geleng kepala lalu keluar darah beku dari lubang hidung, mata dan mulut lalu roboh kemudian mati.

Berkaitan dengan kejadian yang merugikan warga ini Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lahat melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan drh.Astin Putra saat dihubungi melalui saluran Selulernya membenarkan adanya kejadian ini.

“Benar kejadian banyaknya sapi yang mati di Desa Purnamasari ini dan kami dari Dinas Pertanian Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan sudah turun langsung untuk berusaha menanganinya, hanya saja waktu yang bersamaan dengan bulan Puasa waktu itu belum semua tertangani,” terangnya.

Baca Juga!  Cabup Lahat Yulius Maulana ST Resmi Di Usung Partai PDI-P Maju Pilkada Sentak

Astin mengungkapkan, jenis Penyakit hewan yang saat ini tengah mewabah ini dipastikan jenis penyakit Jembrana, dan dalam waktu dekat akan melanjutkan penanganan kasus bantaknya sapi ini.

“Kami rencanakan hari ini Senin atau besok selasa akan mendatangi lagi ketempat-tempat dimana banyaknya sapi yang mati mendadak, sekaligus memastikan jenis penyakit sapi yang menyerang harta penduduk ini,” urainya.

Diharapkan Astin, semoga bukan penyakit Anstrax sebab kalau jenis penyakit ini menular pada manusia tetapi diduga penyakit hewan yang dinamakan Jembrana.***

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Warga Desa Giri Mulya Galang Donasi untuk Korban Kebakaran Rumah

Peristiwa

Kebakaran Melanda Rumah Warga Desa Giri Mulya, Bapak Suwarno Menjadi Korban

Peristiwa

Gerak Cepat Kapolsek Pulau Pinang dan BPBD Lahat Padamkan Api Kawasan Tebingan

Peristiwa

Diduga Pondasi Tembok Penahan Air Pagar Agung Tidak Sesuai RAB

Kabupaten Lahat

20 Tahun Menanti, Sertifikat Warga Desa Giri Mulya yang Hilang Kini Mulai Diserahkan

Peristiwa

PT Aditarwan Lanjutkan Penyaluran Kompensasi Lahan Pengganti Plasma Bagi Warga Kikim Barat

Peristiwa

Ramaikan HUT RI ke-81, Pemdes Makartitama Gelar Berbagai Lomba, Warga Penuh Semangat

Peristiwa

Bimtek Transisi PAUD-SD 2026 Lahat: Membangun Jembatan Pembelajaran yang Ceria dan Menyenangkan
error: Content is protected !!