Home / BUMN

Jumat, 25 April 2025 - 13:46 WIB

PTBA Dukung Usaha Ternak Puyuh Ciptakan Lapangan Kerja Baru di Desa Seleman

MUARA ENIM SUMSEL, MLCI – Tonidi, warga Desa Seleman, kini menekuni usaha ternak burung puyuh bersama 10 orang kawannya. Dengan dukungan PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Tonidi mendirikan Kelompok Bangsal Pematang pada April 2024 lalu.

Sebelumnya, Tonidi bekerja sebagai tukang las pada pertambangan tanpa izin (PETI) yang ada di sekitar Desa Seleman, Kecamatan Tanjung Agung, Muara Enim. Tapi bekerja di PETI membuatnya tak tenang. Ada rasa was-was terkena razia. Belum lagi risiko kecelakaan kerja.

“Awalnya kami bekerja di PETI. Tapi kami kemudian menyadari bahwa kami harus keluar dan mencari mata pencaharian lain,” kata Tonidi. Jumat (25/4)

Gayung bersambut. PTBA hadir memberikan bantuan, mulai dari pelatihan, modal awal, burung puyuh untuk dibudidayakan, hingga pakan burung.

“Kami mendapat bantuan sampai dengan saat ini telah mencapai 3.000 ekor indukan burung puyuh yang siap bertelur, kandang, pakan, 1 set instalasi minum berbasis otomasi, pelatihan, dan termasuk bantuan pendukung sumber energi baru terbarukan (PLTS mini) dari Bukit Asam,” ujarnya.

Baca Juga!  Hak Paten Aplikasi CISEA dan Lahan Basah Buatan Terapung Diterima PTBA

Telur puyuh bisa dijual di lingkungan sekitar dan pasar tradisional serta diserap oleh PTBA untuk program Penanganan Stunting. Dalam sehari, Kelompok Bangsal Pematang dapat memperoleh produksi 27 kg telur puyuh. Omzet dari usaha ini mencapai kurang lebih Rp 30 juta per bulan.

Tak hanya telurnya, kotoran burung puyuh juga bernilai ekonomi karena dapat dimanfaatkan untuk diolah menjadi pupuk. Kelompok Bangsal Pematang memasok kotoran puyuh ke sesama mitra binaan PTBA yang bergerak di bidang pembibitan tanaman, yaitu Sentra Industri Bukit Asam (SIBA) Pembibitan.

“Kita kerja sama dengan kelompok SIBA Pembibitan untuk suplai kotoran burung. Kotoran burung tersebut dimanfaatkan untuk pupuk,” tutur Tonidi.

Baca Juga!  Rumah BUMN Bukit Asam Luncurkan Kelas Kreasi, “Pacu Kreativitas Generasi Muda”

Dedy Saptaria Rosa, VP Sustainability PT Bukit Asam Tbk (PTBA), mengungkapkan bahwa budidaya burung puyuh merupakan bagian dari program Dorong Ekonomi Sektor Agrikultur Dengan Inovasi Menuju Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (DESA IMPIAN) yang diinisiasi PTBA.

Program DESA IMPIAN bertujuan untuk menciptakan alternatif pekerjaan yang berkelanjutan bagi kelompok rentan di sekitar wilayah operasi perusahaan. Sejalan dengan Asta Cita yang diusung pemerintah, terutama poin ke-3 terkait peningkatan lapangan kerja yang berkualitas dan poin ke-2 terkait swasembada pangan.

“Dengan Energi Tanpa Henti, Bukit Asam berupaya mendorong transformasi desa melalui inisiatif yang inovatif dan berkelanjutan. Kami berharap Desa Seleman dapat menjadi contoh sukses bagi daerah lain yang menghadapi tantangan serupa,” pungkas Dedy.*** (D4F)

Share :

Baca Juga

BUMN

Pembinaan Usia Dini Berbuah, Tim Basket Binaan PTBA Raih Juara Galaxy Stars Rising Cup 2025

BUMN

PTBA Borong Penghargaan Indonesia Green Awards 2026 “Tegaskan Komitmen Berkelanjutan”

BUMN

Gelar Top Talk Safety, PTBA Gaungkan Pentingnya Peran Keluarga Cegah Kecelakaan Kerja

BUMN

Wujudkan Pendidikan Inklusif Lewat Kelas Kreasi, PTBA Sentuh Anak Spesial

BUMN

Perkuat Tata Kelola dan Strategi Bisnis Perusahaan, PTBA Gelar RUPSLB 2025

BUMN

Bukit Asam Raih Juara I Kategori Perusahaan Go Publik Non Keuangan di Annual Report Awards 2024

BUMN

PTBA Latih 30 Peserta “Bermodal Utama Kreativitas” Kembangkan Kerajinan Pipe Cleaner

BUMN

Jaga Jejak Sejarah Bangsa, PTBA Raih Penghargaan ANRI 2025
error: Content is protected !!