Home / Kabupaten Lahat

Selasa, 15 April 2025 - 01:42 WIB

Tak Hanya Lapor ke Polda, Kasus Oknum Pejabat Bappeda Lahat Diadukan ke Bupati

LAHAT SUMSEL, MLCI – Oknum Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lahat berinisial AP usai dilaporkan istri ke Polda Sumsel, kini diadukan ke Bupati Lahat.

Istri sah AP yakni berinisial LP melaporkan suaminya secara resmi ke SPKT Polda Sumsel atas kasus dugaan perzinahan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Setelah dilaporkan ke Polda Sumsel, LP didampingi kuasa hukumnya Amirul Husni SH mengajukan laporan dan diterima secara langsung oleh Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE di pendopoan rumah dinas. Senin (14/4).

Kepada awak media Amirul menyampaikan, bahwa Ia datang untuk memihak hukum agar menyampaikan laporan tentang kasus persoalan kliennya dengan pelaku suaminya yang merupakan salah satu oknum pejabat di Bappeda Lahat.

Baca Juga!  Dibalik Viral Kasus Pondok Pesantren di Kikim Timur Ada Fakta Berbeda

“Pada pertemuan itu kami menyampaikan kronologis kejadian berikut beberapa bukti yang disampaikan baik tertulis maupun rekaman. Dan Pak Bupati berkenaan melihat hingga menyaksikan apa yang terjadi dalam tayang video tersebut,” ujarnya.

Dirinya berharap dan meyakini bahwa Bupati Lahat Bursah Zarnubi akan menelaah dan memberikan tindakan kepada oknum pejabat Bappeda tersebut secara objektif.

Korban LP juga berharap setelah menemui Bupati Lahat segera memenuhi haknya atas laporan apa yang telah dilakukan pelaku, selebihnya serahkan kepada kuasa hukum.

Terlihat Bupati Lahat H Bursa Zarbubi SE terima baik kedatangan kuasa hukum Amirul Husni SH dan korban LP dan menyampaikan bahwa telah mendengar berita ini di media-media.

“Kebetulan hari ini korban dan kuasa hukumnya datang memberikan berkas pengajuan untuk memohon kepada Pemkab Lahat melakukan tindakan,” ucapnya.

Baca Juga!  Kepala Sekolah SD Negeri 16 Lahat Serahkan Piala O2SN Tingkat Kabupaten Lahat Tahun 2024

Bupati menginstruksikan jajarannya untuk mempelajari dulu bukti-bukti dan videonya apakah bisa diambil tindakan.

Pernah diberitakan sebelumnya, kuasa hukum menjelaskan kejadian ini berawal korban LP telah mencurigai adanya hubungan gelap suaminya sejak tahun 2022. Namun saat itu masih berusaha mempertahankan rumah tangga dan menasihati sang suami agar berubah.

Ironisnya sang suami juga disebut telah mengakui bahwa dirinya menikah siri dengan perempuan berinisial DF, yang saat ini sedang hamil tujuh bulan

DF diketahui merupakan mantan staf suami pelapor di lingkungan Pemkab Lahat, dan kini berstatus sebagai tenaga honorer di salah satu kelurahan.

Merasa dirugikan secara fisik dan psikis, LP melakukan pemeriksaan medis, dan dari hasil tersebut ditemukan indikasi adanya penyakit yang diduga ditularkan dari suaminya.*** (Dian)

Share :

Baca Juga

Kabupaten Lahat

Bimtek Peningkatan 8 Indikator PAUD Holistik Terintegrasi Digelar di Lahat

Kabupaten Lahat

Sinergi Pendidikan dan Media: K3S Kikim Barat Jalin Kerja Sama Publikasi Bersama Awak Media

Kabupaten Lahat

Jumat Bugar: SD Negeri 5 Lahat Rutin Laksanakan Senam Pagi Bersama

Kabupaten Lahat

Jumat Sehat: SD Negeri 2 Kikim Timur Rutin Gelar Senam Pagi Bersama Siswa

Kabupaten Lahat

K3S SD Kecamatan Kikim Timur Gelar Rapat Bulanan dan Silaturahmi Bersama Insan Pers

Kabupaten Lahat

Pembahasan APBD-P Tahun 2026 Batal, Sejumlah Sekolah di Lahat Harus Tunda Perbaikan Bangunan Rusak

Kabupaten Lahat

SDIT Abatatsa Lahat Terima Kunjungan Study Banding MI Assalam Pondok Pesantren Darussalam

Kabupaten Lahat

Kopi Robusta Khas Daerah Disosialisasi ke SMAN 4 Lahat, “Aroma Kuat Jadi Identitas Unggulan”
error: Content is protected !!