Tirta KA – Team SMSI Lahat
LAHAT SUMSEL, MLCI – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Lahat menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Gugus Tugas (Gugas) Kabupaten Layak Anak (KLA) di Aula Ruang Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Lahat. Rabu (11/11/2020)
Tampak hadi dalam Rakor itu, Sekda Lahat Januarsah Hambali SH MM, Kapolres Lahat yang diwakili, Dandim 0405/Lahat yang diwakili, Kejari Lahat yang diwakili Asisten 1, Kadis OPD, Kepala DP3A dan jajarannya, serta undangan lainnya.

Usai Rakor saat ditemui awak media, Sekda mengatakan KLA merupakan program Kegiatan Nasional dengan target tahun 2030 tercapai Indonesia Layak Anak.
“Untuk mewujudkan KLA, kita harus berkerja bersama-sama dan Pemkab Lahat sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan DP3A Lahat dalam upaya mewujudkan Kabupaten Layak Anak di Lahat bisa secepatnya terealisasi,” jelasnya
Ditambahkan Sekda, program KLA ini menjadi tugas dan tanggung jawab bersama seluruh OPD. Penilaianan KLA akan di mulai pada bulan Januari 2021 mendatang.
“Untuk itu kepada Tim Gugas KLA Kabupaten Lahat agar melaksanakan tugas dengan sebaik baiknya, guna lebih mempermudah buat Tim Satgas khusus di dinas masing masing dalam persiapan KLA di Kabupaten Lahat,” tutur Sekda .
Sementara Kepala DP3A Lahat Nurlela SAg menyampaikan dalam Mewujudkan KLA ada banyak indikator yang harus di penuhi dan ini perlu adanya kerjasama dari semua elemen baik OPD hingga ke tingkat desa .
Menurutnya ada beberapa kegiatan inovatif perlindungan dan pemenuhan Hak anak di antaranya, kegiatan penguatan kelembagaan, kegiatan hak sipil dan kebebasan, kegiatan lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif, kegiatan hak dasar dan kesejahteraan, kegiatan pendidikan pemamfaatan waktu luang, dan kegiatan perlindungan khusus anak.
“Kami berharap dalam rapat ini bapak dan ibu yang belum melaksanakan indikator kami mohon kerjasamanya,” imbuhnya.
Dalam evaluasi itu Kadis PPPA juga mefokuskan pada Kecamatan Layak Anak dan Desa Kelurahan Layak Anak di Kabupaten Lahat.
“Karena untuk mewujudkan KLA kita butuh karjasama dari berbagai pihak hingga tingkat desa, jika dari Desa, Kelurahan serta Kecamatan sudah memahami apa yang harus dilakukan, maka harapan kita menuju KLA semakin mudah terwujud,” harap Nurlela.***









