LAHAT SUMSEL, MLCI – Secara langsung Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE meresmikan pengembangan layanan dialisis atau cuci darah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat. Senin (11/05).
Acara itu berlangsung di lingkungan RSUD Lahat yang dihadiri unsur Forkopimda, DPRD Lahat, tenaga medis, kepala OPD, perwakilan BPJS Kesehatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Saat menyampaikan sambutan Bupati menyampaikan, pengembangan layanan dialisis menjadi langkah strategis untuk membantu masyarakat penderita gagal ginjal agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah tanpa harus dirujuk ke luar daerah.
“Kami ingin masyarakat Lahat tidak lagi merasa jauh dari pelayanan kesehatan yang memadai. Dengan adanya pengembangan layanan dialisis ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan cuci darah secara lebih cepat, aman, dan nyaman,” terang Bupati.
Ia menegaskan bahwa pembangunan kesehatan merupakan bagian penting dari visi pembangunan daerah, sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat di perkotaan maupun pedesaan.
Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Lahat Widia Ningsih SH MH menambahkan, bahwa ini merupakan apresiasi dari Pemerintah daerah terhadap PLT Direktur RSUD yang sudah sekita 2 tahun ruangan ini diharapkan, Alhamdulillah mesin cuci darah sudah ada di Kabupaten Lahat, dan pemerintah juga kasian kepada masyarakat yang sangat membutuhkan, semoga kedepannya mesin hemodialisis ini harus diperbanyak, hingga pelayanan lebih meningkat lagi. .
Sementara itu, pihak RSUD Lahat menjelaskan bahwa pengembangan layanan dialisis telah dipersiapkan sejak penandatanganan nota kesepahaman pada Mei 2024. Namun proses tersebut sempat terkendala izin lingkungan yang telah kedaluwarsa sejak 2019.
Setelah dilakukan percepatan administrasi, izin lingkungan akhirnya rampung pada Desember 2025 dan dilanjutkan dengan proses validasi Kementerian Kesehatan serta kerja sama pelayanan bersama BPJS Kesehatan.
PLT Direktur RSUD Lahat, Dina Ekawati, mengatakan pengembangan layanan ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan yang semakin kompleks, khususnya pasien gagal ginjal kronis.
“Dengan adanya tambahan fasilitas dan penguatan layanan dialisis, kami berharap pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih maksimal dan profesional,” ujarnya.
Pengembangan layanan tersebut meliputi penambahan mesin hemodialisis, tenaga kesehatan, serta peningkatan kapasitas ruang pelayanan dari 10 tempat tidur menjadi 18 tempat tidur. Dengan kapasitas baru tersebut, RSUD Lahat kini mampu melayani hingga 36 pasien per hari.
Ketua Komisi IV DPRD Lahat, Nanda Pinola Harahap, turut mengapresiasi pengembangan layanan kesehatan di RSUD Lahat. Menurutnya, modernisasi sistem pelayanan berbasis teknologi informasi juga perlu terus ditingkatkan agar pelayanan kesehatan semakin efektif dan berkualitas.
Ia berharap layanan cuci darah di Kabupaten Lahat ke depan dapat berkembang menjadi salah satu layanan hemodialisis terbesar di Sumatera Selatan.
Peresmian ditutup dengan peninjauan langsung ruang layanan dialisis oleh Bupati dan Wakil Bupati Lahat bersama jajaran pemerintah daerah, para dewan, dan tamu undangan.***IRHAM TAJIR

