Connect with us

Hukum & Kriminal

Gerak Cepat Unit Reskrim Merapi Lahat Berhasil Ringkus Pelaku Curanmor

Published

on

Jurnalis Riko

LAHAT SUMSEL, MLCI – Gerak cepat anggota dan Kepala Unit (Kanit) Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Merapi Barat Polres Lahat berhasil meringkus pelaku Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor).

“Kini tersangka dan barang bukti telah berada di Mapolsek Merapi Barat, guna penyidikan lebih lanjut,” ujar Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S Sinaga SH SIK MH melalui Kapolsek Merapi Barat Kompol Husen Ahmad SH didampingi Kanit Reskrim Ipda Rendy STrk disampaikan Humas Polres Aiptu Lispono SH. Rabu (15/05/2024).

Kronologi pencurian, jelas Lispono, berawal pada Jumat 10 Mei 2024 sekira pukul 02.18 Wib ketika 1 unit sepeda motor Honda Beat BG 2951 TY terparkir di teras rumah korban Martin, tepatnya di Desa Merapi Kecamatan Merapi Barat.

“Lalu, tersangka masuk ke teras rumah korban dengan merusak kunci pagar milik pelapor, kemudian mengambil sepeda motor dalam posisi terkunci stank,” tambahnya.

Dilanjutkan Lispono, selang waktu tak begitu lama berdasarkan adanya laporan polisi dari korban tentang pencurian sepeda motor itu, Kanit Reskrim Polsek Merapi Barat bersama Anggota Unit Reskrim langsung gerak cepat giat penyelidikan dengan mendatangi TKP.

“Alhasil didapati petunjuk yang mengarah kepada para tersangka dan langsung melakukan pengejaran kepada para pelaku serta sepeda motor milik korban yang diambil oleh pelaku,” jelasnya.

Pengejaran para pelaku oleh Kanit Reskrim Polsek Merapi Barat bersama Anggota Unit Reskrim membuahkan hasil sekira jam 05.00 Wib berhasil menangkap 4 tersangka beserta barang bukti di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Desa Sendawar Kecamatan Kikim Timur.

Diterangkan Lispono, 4 tersangka yang berhasil diamankan berasal dari Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu. Yakni RS warga Desa Lawang Agung Kecamatan Sindang Beliti Ulu, HM warga Desa Belumay 1 Kecamatan Padang Ulak Tanding, SW warga Desa Belimbing Kecamatan Sindang Beliti dan FS warga Kecamatan Padang Ulak Tanding.

Sedangkan barang bukti berupa 1 unit sepeda motor Honda Beat Stret BG 2951 TY NOSIN JM82E-1448873, NOKA MH1JM8211NK45075, 6(Enam) Buah Kunci Palsu, 1 (Satu) Buah Kunci Pas ring 8, 1 (Satu) Buah Obeng, 1 (Satu) 1 Buah kunci Gembok Merek Supras.

Unit Reskrim Polsek Merapi Barat dan Unit Pidum Polres Lahat saat ini masih melakukan  pengembang kasus kasus yang masih ada terkait Tindak pidana lain di wilayah hukum Polres Lahat.

“Ungkap kasus curanmor tersebut sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 Ayat (1) KUHPidana di wilayah hukum Polsek Merapi Barat,” pungkas Lispono.***

Bagikan Berita :

Hukum & Kriminal

Panen Sawit Milik Perusahaan, Pelaku Ini Ditangkap Team Jagal Bandit Polres Lahat

Published

on

Jurnalis Riko

LAHAT SUMSEL, MLCI – Team Jagal Bandit Satreskrim Polres Lahat berhasil ungkap kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan I Blok L1 Sungai Saling Estate Desa Lubuk Lungkang, Kecamatan Kikim Selatan.

“Pelakunya D usia 18 warga Desa Padang Bindu Kecamatan Kikim Selatan,” jelas Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S Sinaga SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto SH MSi didampingi Kanit Pidum Ipda Deny Apriyanto SH disampaikan Kasubsi Penmas Humas Polres, Aiptu Lispono SH. Rabu (12/06/2024).

Kasus Curat ini, tambahnya, terungkap kemarin Selasa 11 Juni 2024 sekira pukul 02.30 Wib ketika saksi melakukan patroli rutin dan pada saat melintas di seputaran TKP saksi melihat ada banyak orang sedang melakukan panen dan mengangkut buah sawit.

“Pada saat didekati masyarakat yang sedang memanen dan mengangkut buah sawit tersebut kabur menggunakan sepeda motor, kemudian petugas Security melaporkan hal tersebut kepada pimpinan,” terang Lispono.

Selang waktu tak begitu lama, Team Jagal Bandit yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Deny Aprianto SH menerima laporan dari pihak security PT SMS bahwa telah terjadi pencurian buah kelapa sawit milik PT SMS.

Mendapat laporan tersebut Team langsung menuju kebun PT SMS dan sesampainya di lokasi Team berhasil mengamankan pelaku D dikerenakan telah melakukan pencurian 73 janjang buah kelapa sawit milik PT SMS.

“Selanjutnya pelaku D dan barang bukti diserahkan kepada piket reskrim untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,” pungkas Lispono.***

Bagikan Berita :
Continue Reading

Hukum & Kriminal

Mencoba Melawan, Tersangka Pembunuhan Dilumpuhkan Unit Reskrim Merapi Polres Lahat

Published

on

Jurnalis Riko

LAHAT SUMSEL, MLCI – Personil unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Merapi Barat Polres Lahat berhasil ungkap kasus tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam pasal 338 KUHPidana.

“Korban dalam kasus pembunuhan tersebut adalah AH dan tersangka P warga Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat,” jelas Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S Sinaga SH SIK MH kepada media ini melalui Kapolsek Merapi Barat AKP Irsan Rumsi SE dan Kanit Reskrim Polsek Merapi Barat Ipda Rendy Lawisky STr K disampaikan Humas Polres Apitu Lispono. SH. Senin (10/06/2024).

Lispono menerangkan kronologi penangkapan tersangka P berawal pada 3 Juni 2024 lalu sekira pukul 16.30 wib di Mapolsek Merapi Barat, anggota piket mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada kasus pembunuhan.

Atas laporan masyarakat tersebut, Kanit Reskrim Polsek Merapi Barat pimpin personilnya dan anggota piket mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berada di Dusun 3 Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat.

Setiba di TKP, sambung Lispono, personil Unit Reskrim langsung mengamankan lokasi kemudian di dalam rumah didapati informasi dari Masyarakat bahwa sudah ada korban yang telah di bacok oleh tersangka.

Ketika personil Unit Reskrim akan masuk ke dalam rumah namun tersangka mencoba menghalangi petugas menggunakan senjata tajam jenis parang dan melukai anggota.

“Dengan adanya situasi tersebut kami melakukan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan peringatan sebanyak 3 kali mengarah ke atas, akan tetapi tidak diindahkan oleh tersangka, lalu kami melakukan penembakan ke arah kaki untuk melumpuhkan,” urainya.

Lebih jauh, Lispono mengatakan bahwa sebelumnya dilokasi penangkapan tersebut telah terjadi tindak pidana pembunuhan yang mulanya tersangka P pada saat itu sedang bermain game melalui HP bersama korban dan adik tersangka.

Kemudian tersangka berteriak bahwa ada yang mau membunuh dia setelah itu tersangka meminta korban dan adiknya untuk keluar tetapi korban dan adiknya tidak mau keluar.

“Lalu tersangka mengambil 1 bilah parang dan langsung melakukan pembacokan secara membabi buta terhadap korban kemudian adik tersangka berdiri dan mendorong tersangka serta mengatakan kenapa kau ini setelah itu tersangka mau menyerang adiknya karena itu adiknya kabur keluar akibat hal itu korban meninggal dunia di tempat,” pungkas Lispono.***

Bagikan Berita :
Continue Reading

Hukum & Kriminal

Kuasa Hukum Korban Penipuan di PT Pusri Apresiasi ‘Gerak Cepat’ Polsek Kalidoni

Published

on

Release SMSI Sumsel

PALEMBANG, MLCI – Ditingkatkannya kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukan Oknum CA (inisial, red), sesuai Laporan Polisi No Pol : LP/B/102/V/2024/SPKT/POLSEK KALIDONI/POLRESTABES PALEMBANG/POLDA SUMSEL, tanggal 8 Mei 2024, oleh tim penyidik ke tingkat penyidikan pada Kamis, 6 Juni 2024, mendapat apresiasi dari Kuasa Hukum pelapor (korban), Advokat Donni SH.

Menurut pengacara dari Law Office Donni Media & Fatners ini, dinaikkannya kasus yang dialami kliennya (korban), setelah penyidik Polsek Kalidoni melaksanakan gelar perkara serta memeriksa sejumlah saksi dan terlapor (CA).

“SP2HP-nya sudah kita terima tadi, kita apresiasi gerak cepat dan profesionalitas pihak penyidik dalam menangani kasus ini,” ungkap Donni, ketika dikonfirmasi awak media, Jumat, 7 Juni 2024.

Dirinya juga meminta pihak Polsek Kalidoni, agar mengusut secara tuntas dugaan keterlibatan sejumlah oknum di lingkungan PT Pusri dalam kasus tersebut.

“Karena menyangkut aktivitas yang sering dilakukan terlapor di dalam PT Pusri, sehingga klien kami menjadi korban oleh terlapor,” sebut Donni.

Bahkan, dijelaskan dia, pihaknya sebelumnya sudah melayangkan surat klarifikasi kepada PT Pusri terkait permasalahan tersebut.

“Secara tidak langsung nama baik PT Pusri telah dicemarkan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab. Namun perlu kita cari tahu, apakah memang ada orang dalam yang membekingi mereka? Ini yang kita minta kepada penyidik untuk mengungkapnya,” tegas Donni.

“Sebab bagaimana mungkin si terlapor berani menawarkan klien kita, bahkan menjanjikan pekerjaan mulai dari mengisi catering untuk proyek Pusri 3B, menjamin anak klien kami bekerja di PT Pusri hingga memasukkan BBM industri ke PT Pusri,” tandas dia.***

Bagikan Berita :
Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!