Connect with us

Hukum & Kriminal

Berhasil Ungkap Kasus 3C, Kapolres Lahat Press Conference

Published

on

Barab Dafri –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Kapolres Lahat gelar Press Conference keberhasilan anggotanya ungkap kasus Curat, Curas dan Curanmor (3C) berikut sejumlah barang bukti dan para tersangka juga turut dihadirkan. Kamis (08/06/2023).

Terlihat saat Press Conference di halaman Mapolres Lahat, Kapolres AKBP S. Kunto Hartono SIK MT dampingi Wakapolres Kompol Roy Aprian Tambunan ST SIK, Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto SH MH, Kasie Humas IPTU Sugianto.

Dijelaskan Kapolres, jajarannya melalui Satreskrim dalam tiga bulan terakir telah berhasil ungkap kasus Curat, Curas dan Curanmor di wilayah hukum Polres Lahat dengan 5 tersangka dari 5 Laporan Polisi (LP).

Kapolres berharap dengan adanya keberhasilan ungkap kasus akan berkurangnya tindak pidana kejahatan curanmor dan lainya yang akhir-akhir ini banyak terjadi di wilayah hukum Polres Lahat.

“Serta masyarakat dihimbau untuk selalu berhati-hati dalam memarkirkan motor, dilengkapi dengan alat pengaman lainya, dan masyarakat diminta untuk memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan pelaku curat, curas dan curanmor,” terangnya.

Adapun LP, rinci Kapolres yang berhasil di ungkap yakni tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) terjadi pada 28 Maret 2023 di Desa Lubuk Sepang Kecamatan Pulau Pinang, serta Curat pada 21 Mei 2023 TKP Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Lahat.

“Selanjutnya tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curaa) pada 02 Juni 2023 TKP jalan Bendungan Desa Suka Negara dan Curat 03 Juni 2023 Curat TKP Veteran Kelurahan Bandar Agung Kecamatan Lahat. Serta, pada 03 Juni 2023 Curat TKP Kelurahan Talang Jawa selatan Kecamatan Lahat,” urai Kapolres.

Sementara kelima tersangka yaitu ON (24) warga Desa Kedaton Kec Pagar Gunung, MR (23) warga Desa Binjai Kecamatan Kikim Timur, MS (23) warga Kelurahan Kota Negara Kecamatan Lahat.

Kemudian SU (18) warga Kel Pasar Bawah Kecamatan Lahat dan tersangka yang lainnya yaitu AL (26) warga Desa Suka Cinta Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan ilir.

“Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Satreskrim Polres Lahat dalam kasus 3C tersebut berupa satu unit mobil cary pick up warna putih BG 8244 XV, satu unit sepeda motor honda sonic warna hitam BG 5910 EAD, satu unit ranmor motor yamaha vixion warna putih, tanpa plat nomer dan satu unit Handphone merk Ipone Xi Promax warna midnight,” pungkas Kapolres Lahat.****

Bagikan Berita :

Hukum & Kriminal

Panen Sawit Milik Perusahaan, Pelaku Ini Ditangkap Team Jagal Bandit Polres Lahat

Published

on

Jurnalis Riko

LAHAT SUMSEL, MLCI – Team Jagal Bandit Satreskrim Polres Lahat berhasil ungkap kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) di Tempat Kejadian Perkara (TKP) Jalan I Blok L1 Sungai Saling Estate Desa Lubuk Lungkang, Kecamatan Kikim Selatan.

“Pelakunya D usia 18 warga Desa Padang Bindu Kecamatan Kikim Selatan,” jelas Kapolres Lahat, AKBP God Parlasro S Sinaga SH SIK MH melalui Kasat Reskrim AKP Sapta Eka Yanto SH MSi didampingi Kanit Pidum Ipda Deny Apriyanto SH disampaikan Kasubsi Penmas Humas Polres, Aiptu Lispono SH. Rabu (12/06/2024).

Kasus Curat ini, tambahnya, terungkap kemarin Selasa 11 Juni 2024 sekira pukul 02.30 Wib ketika saksi melakukan patroli rutin dan pada saat melintas di seputaran TKP saksi melihat ada banyak orang sedang melakukan panen dan mengangkut buah sawit.

“Pada saat didekati masyarakat yang sedang memanen dan mengangkut buah sawit tersebut kabur menggunakan sepeda motor, kemudian petugas Security melaporkan hal tersebut kepada pimpinan,” terang Lispono.

Selang waktu tak begitu lama, Team Jagal Bandit yang dipimpin Kanit Pidum Ipda Deny Aprianto SH menerima laporan dari pihak security PT SMS bahwa telah terjadi pencurian buah kelapa sawit milik PT SMS.

Mendapat laporan tersebut Team langsung menuju kebun PT SMS dan sesampainya di lokasi Team berhasil mengamankan pelaku D dikerenakan telah melakukan pencurian 73 janjang buah kelapa sawit milik PT SMS.

“Selanjutnya pelaku D dan barang bukti diserahkan kepada piket reskrim untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,” pungkas Lispono.***

Bagikan Berita :
Continue Reading

Hukum & Kriminal

Mencoba Melawan, Tersangka Pembunuhan Dilumpuhkan Unit Reskrim Merapi Polres Lahat

Published

on

Jurnalis Riko

LAHAT SUMSEL, MLCI – Personil unit Reserse Kriminal (Reskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Merapi Barat Polres Lahat berhasil ungkap kasus tindak pidana pembunuhan sebagaimana dimaksud dalam pasal 338 KUHPidana.

“Korban dalam kasus pembunuhan tersebut adalah AH dan tersangka P warga Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat,” jelas Kapolres Lahat AKBP God Parlasro S Sinaga SH SIK MH kepada media ini melalui Kapolsek Merapi Barat AKP Irsan Rumsi SE dan Kanit Reskrim Polsek Merapi Barat Ipda Rendy Lawisky STr K disampaikan Humas Polres Apitu Lispono. SH. Senin (10/06/2024).

Lispono menerangkan kronologi penangkapan tersangka P berawal pada 3 Juni 2024 lalu sekira pukul 16.30 wib di Mapolsek Merapi Barat, anggota piket mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada kasus pembunuhan.

Atas laporan masyarakat tersebut, Kanit Reskrim Polsek Merapi Barat pimpin personilnya dan anggota piket mendatangi lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang berada di Dusun 3 Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat.

Setiba di TKP, sambung Lispono, personil Unit Reskrim langsung mengamankan lokasi kemudian di dalam rumah didapati informasi dari Masyarakat bahwa sudah ada korban yang telah di bacok oleh tersangka.

Ketika personil Unit Reskrim akan masuk ke dalam rumah namun tersangka mencoba menghalangi petugas menggunakan senjata tajam jenis parang dan melukai anggota.

“Dengan adanya situasi tersebut kami melakukan tindakan tegas dan terukur berupa tembakan peringatan sebanyak 3 kali mengarah ke atas, akan tetapi tidak diindahkan oleh tersangka, lalu kami melakukan penembakan ke arah kaki untuk melumpuhkan,” urainya.

Lebih jauh, Lispono mengatakan bahwa sebelumnya dilokasi penangkapan tersebut telah terjadi tindak pidana pembunuhan yang mulanya tersangka P pada saat itu sedang bermain game melalui HP bersama korban dan adik tersangka.

Kemudian tersangka berteriak bahwa ada yang mau membunuh dia setelah itu tersangka meminta korban dan adiknya untuk keluar tetapi korban dan adiknya tidak mau keluar.

“Lalu tersangka mengambil 1 bilah parang dan langsung melakukan pembacokan secara membabi buta terhadap korban kemudian adik tersangka berdiri dan mendorong tersangka serta mengatakan kenapa kau ini setelah itu tersangka mau menyerang adiknya karena itu adiknya kabur keluar akibat hal itu korban meninggal dunia di tempat,” pungkas Lispono.***

Bagikan Berita :
Continue Reading

Hukum & Kriminal

Kuasa Hukum Korban Penipuan di PT Pusri Apresiasi ‘Gerak Cepat’ Polsek Kalidoni

Published

on

Release SMSI Sumsel

PALEMBANG, MLCI – Ditingkatkannya kasus dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukan Oknum CA (inisial, red), sesuai Laporan Polisi No Pol : LP/B/102/V/2024/SPKT/POLSEK KALIDONI/POLRESTABES PALEMBANG/POLDA SUMSEL, tanggal 8 Mei 2024, oleh tim penyidik ke tingkat penyidikan pada Kamis, 6 Juni 2024, mendapat apresiasi dari Kuasa Hukum pelapor (korban), Advokat Donni SH.

Menurut pengacara dari Law Office Donni Media & Fatners ini, dinaikkannya kasus yang dialami kliennya (korban), setelah penyidik Polsek Kalidoni melaksanakan gelar perkara serta memeriksa sejumlah saksi dan terlapor (CA).

“SP2HP-nya sudah kita terima tadi, kita apresiasi gerak cepat dan profesionalitas pihak penyidik dalam menangani kasus ini,” ungkap Donni, ketika dikonfirmasi awak media, Jumat, 7 Juni 2024.

Dirinya juga meminta pihak Polsek Kalidoni, agar mengusut secara tuntas dugaan keterlibatan sejumlah oknum di lingkungan PT Pusri dalam kasus tersebut.

“Karena menyangkut aktivitas yang sering dilakukan terlapor di dalam PT Pusri, sehingga klien kami menjadi korban oleh terlapor,” sebut Donni.

Bahkan, dijelaskan dia, pihaknya sebelumnya sudah melayangkan surat klarifikasi kepada PT Pusri terkait permasalahan tersebut.

“Secara tidak langsung nama baik PT Pusri telah dicemarkan oleh beberapa oknum yang tidak bertanggung jawab. Namun perlu kita cari tahu, apakah memang ada orang dalam yang membekingi mereka? Ini yang kita minta kepada penyidik untuk mengungkapnya,” tegas Donni.

“Sebab bagaimana mungkin si terlapor berani menawarkan klien kita, bahkan menjanjikan pekerjaan mulai dari mengisi catering untuk proyek Pusri 3B, menjamin anak klien kami bekerja di PT Pusri hingga memasukkan BBM industri ke PT Pusri,” tandas dia.***

Bagikan Berita :
Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!