Connect with us

Pemerintah

Berbagai Agenda Besar Digelar, Puncak HUT Lahat Ke-153 Berlangsung Meriah

Published

on

Barab Dafri. FR –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Dua tahun pandemi Covid-19, kini Pemkab beserta masyarakat Kabupaten Lahat mulai beranjak bangkit, kembali menata menjadikan Masyarakat Sehat, Masyarakat Sejahterah menuju Lahat Bercahaya.

Terlihat kemeriahan puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lahat ke-153 Perayaan XXIV Tahun 2022 yang menandakan bahwa pandemi Covid-19 di Bumi Seganti Setungguan mulai mereda.

Puncak HUT Kabupaten Lahat ke-153 Perayaan XXIV tersebut digelar di Gedung Utama DPRD Lahat dalam Rapat Paripurna Istimewa dan di buka langsung oleh Ketua DPRD Kab.Lahat Fitrizal Homizi ST. Jumat (20/5/2022).

Terlihat hadir pada Rapat Paripurna Istimewa itu Gubernur Sumsel H Herman Deru melalui virtual, Bupati Lahat, Cik Ujang SH didampingi Wakil Bupati Lahat H Haryanto SE MM, Mantan Kabareskrim Polri Komjen Pol (Purn) Susno Duadji.

Kemudian ada pula Anggota DPRD Sumsel, para Anggota DPRD Lahat, Sekda Lahat Chandra SH MM, Ketua TP PKK Lahat Ny.Lidyawati Cik Ujang S.Hut, Ketua GOW, Ketua DWP serta para Bupati/Wali Kota se-Provinsi Sumsel, unsur Forkompida Lahat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama kepala daerah kabupaten kota Provinsi Sumsel dan Provinsi Bengkulu serta ratusan tamu undangan lainnya.

Bupati Lahat Cik Ujang SH mengungkapkan dalam sambutannya bahwa hari ini Jumat, 20 Mei 2022, Kabupaten Lahat berusia 153 tahun. Perayaan yang ke XXIV ini, disambut warga Kabupaten Lahat dengan gembira. Dan, sejumlah agenda besar pada perayaan di tahun ini kembali digelar oleh Pemkab Lahat.

“Dua tahun terakhir kita harus menghadapi Pandemi Covid-19, alhamdulillah berkat usaha bersama, Lahat mampu menangulangin pandemi ini. Hingga saat ini Lahat zero kasus Covid-19,” jelas Bupati.

Menurutnya, Lahat merupakan wilayah yang kaya akan potensi alam dengan lahan yang subur menghasilkan berbagai macam monoditi pertanian, peternakan, perkebunan, dan hamparan hutan yang luas.

Kondisi ini juga mendukung Lahat sebagai wilayah yang surplus pangan dan salah satu daerah penghasil kopi terbesar di Indonesia.

Keunggulan lain yang sulit dimiliki oleh daerah lain, yakni potensi wisata alam, wisata sejarah, wisata kuliner dan aset budaya. Aset budaya yang dimaksud ialah situs megalith, menjadi kan Lahat sebagai wilayah yang memiliki situs megalith dan terluas di dunia, dibuktikan dengan perolehan penghargaan dari museum rekor dunia (Muri).

Bupati menambahkan, selama perjalanan memimpin Kabupaten Lahat dari tahun 2019 hingga sekarang, pelaksanaan program pembangunan secara umum telah berjalan sesuai harapan.

Meskipun masih terdapat beberapa persoalan yang menuntut perhatian bersama untuk diselesaikan.

“Dalam bidang pembangunan infrastruktur, sejak tahun 2019-2021 pembangunan difokuskan di pelosok desa atau daerah pinggiringan. Tujuannya untuk meningkatkan pemerataan pembangunan dan konektifitas antar wilayah,” terang Bupati.

Sedangkan dibidang kesehatan, program Jaminan kesehatan masyarakat (jkn)/berobat gratis bagi masyarakat Lahat, pada tahun 2021 capaiannya melebihi target yang ditetapkan, yakni sebesar 95%.

Untuk pencegahan stunting, capaian pada tahun 2021 sebesar 6,67%. Upaya ini bertujuan agar anak-anak di Kabupaten lahat dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dan maksimal.

“Sejumlah penghargaan juga banyak didapat. Diantaranya, penghargaan Manggala Karya Kencana dari BKKBN RI pada tahun 2022, predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, delapan tahun berturut-turut (2014-2021), Anugerah Parahita Eka Praya (APE) dari Kementrian Pembedayaan Perempuan tahun 2021.

Raihan berbagai prestasi membuat Lahat mampu mensejajarkan diri dengan kabupaten/kota lainnya yang lebih dulu maju dan berkembang,” urai Bupati.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Selatan H.Herman Deru yang begitu perhatian terhadap pembangunan di Kabupaten Lahat. Dimana berkat bantuan APBD Provinsi Sumatera Selatan beberapa infrastruktur dasar telah selesai dibangun dan dinikmati masyarakat Kabupaten Lahat.

“Masyarakat Lahat juga berterima kasih atas kepercayaan Gubernur Sumsel, menjdikan Kabupaten Lahat sebagai tuan rumah pelaksanaan Porprov tahun 2023 nanti. Insya Allah Lahat akan siap, dan memberikan yang terbaik,” pungkas Bupati Lahat yang juga Ketua Partai Demokrat Provinsi Sumsel. Dafri/ADV

Bagikan Berita :

Pemerintah

Kampung Tangguh Radikalisme Diresmikan Kapolda dan Gubernur Sumsel

Published

on

Release SMSI OKU Timur –

OKU TIMUR SUMSEL, MLCI – Sebanyak 39 anggota Negara Islam Indonesia (NII) di dua desa, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT) meneteskan air mata saat mencium sang saka merah putih, Kamis (2/6/2022) siang.

Mereka mengucapkan janji sakral mencabut bai’at untuk kembali kepangkuan Negara Republik Indonesia (NKRI) di gedung Balai Rakyat Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) OKUT Provinsi Sumatere Selatan.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel ) Irjen Pol Toni Harmanto dan Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan yang turun langsung dalam sumpah sakral itu, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya.

“Saya sangat merasa haru,” kata Herman Deru mengawali sambutannya disela-sela meresmikan Kampung tangguh Radikalisme di Desa Batu Mas Kecamatan Belitang II.

Herman Deru mengapresiasi pencegahan dini yang dilakukan jajaran Polda Sumsel dan jajarannya, dalam mendeteksi adanya organisasi terlarang NII.

“Sebagai putra daerah dan Gubernur saya mengucapkan terima kasih atas upaya pengembalian saudara kita kepada Pancasila dan UUD 1945,” ungkapnya.

Herman Deru berharap, kepada jajarannya bersinergi dengan aparat penegak hukum, untuk lebih aktif dalam melakukan kegiatan Kamtibmas, untuk mendirikan posko-posko terpadu yang disebar setiap daerah, seperti yag pernah kami lakukuan dulu waktu menjabat bupati oku timur.

“Setelah ini saya minta kepada Forkopimda OKUT dapat terus melakukan pendekatan kepada masyarakat agar tidak terlena dengan kondisi nyaman,” ajaknya.
Bahkan orang nomor satu di Sumsel ini, menekankan kepada Bupati OKUT,untuk mamanfaatkan fisilitas yang ada dalam mendeteksi aktivitas virus yang membahahakan NKRI.

“Kepada Imron dan masyarakat yang telah kembali dapat menjadi pion untuk kembali merangkul masyarakat yang masih terpapar. Jadikan momen ini sebagai letusan menyadarkan kita semua untuk menjaga keutuhan NKRI,” tegasnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Kapolda Sumsel , Irjen Pol Toni Harmanto mengapresiasi kepada Gubernur Sumsel Herman Deru yang mengeluarkan kebijakan dalam menyikapi terorisme, radikalisme dan intoleransi beberapa waktu terakhir, termasuk support Bupati OKUT.

“Pemerintah melakukan pendekatan kepada saudara kita yang melakukan penyimpangan, memahami suatu yang salah. Kami ingin duduk bersama merangkul dengan penuh kasih sayang,” kata Kapolda.

Sementara itu juga Pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan langsung memberikan wejangan.

“NII bagaikan virus, kami mantan NII telah kembali ke NKRI dan kini menjadi mitra Polri dalam menyuarakan anti radikalisme,” tegasnya.

Dia berharap, tidak ada lagi NII yang lain tumbuh disuatu daerah dalam wilayaj NKRI.
“Mari kita bersama-sama mengkampanyekan Pancasila. Semoga ke depan Indonesia khususnya Sumsel aman dan damai,” Ken Setiawan.****

Bagikan Berita :
Continue Reading

Pemerintah

Acara Perpisahaan Viral “Sawer”, Kejari Lahat Beri Penjelasan Ini

Published

on

Release SMSI Lahat –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Viral tayangan video Oknum Kejaksaan Negeri (Kejari) Lahat di Media Sosial bahkan diberitakan oleh beberapa media online termasuk sebuah stasiun tivi swasta, menyita  perhatian khusus oleh pihak Kejaksaan Tinggi Sumsel dan Kejagung RI.

Dalam tayangan video viral tersebut diduga oknum Kasi yang menghamburkan uang “Sawer” dalam acara perpisahan Kasi Barang Bukti Dan Barang Rampasan pada Senin, 23 Mei 2022 di kantor Kejari Lahat.

Ditemui awak media pada Selasa (24/5/2022), Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lahat, Nilawati, SH, MH melalui Kasi Intelijen, Faiysal yang disampaikan Staffnya M. Abby Habibullah, SH dan Noval Andika, SH membenarkan kemarin digelar acara perpisahan Kasi BB Kejari Lahat.

Dijelaskan Abby, kronologi awal saat pagi hari Senin tanggal 23 Mei 2022 sekira pukul 10.00 WIB, Kejaksaan Negeri Lahat menggelar acara perpisahan Kasi BB yang akan bertugas ke Muko-Muko Provinsi Bengkulu.

Agar acara tersebut terlihat meriah dan menghibur Kasi BB yang akan meninggalkan Markas Kejari Lahat, maka Kajari Lahat meminta semua Pegawai yang sedang tidak bertugas sidang maupun ada pekerjaan internal untuk hadir dan mengikuti acara tersebut.

“Sebelum acara dimulai, memang ada Kajari memberikan beberapa jumlah uang kepada para Pegawai sekedar sebagai uang penyemangat dan suport terhadap acara tersebut supaya terlihat lebih meriah. Namun uang tersebut tidak dihamburkan, melainkan dipegang saja”, demikian dijelaskan Noval.

Mengenai adanya berita yang menyebut bahwa yang dihamburkan dalam video tersebut adalah uang, M. Abby Habibullah, SH dengan tegas mengatakan bahwa yang dihamburkan itu bukanlah uang melainkan kertas yang dipotong-potong hanya sekedar untuk “Euforia” atau wujud perasaan gembira dan bersenang-senang saja.

“Jadi, pas acara berlangsung ada teriakan dari salah satu pegawai (Ayo Pak Kasi, Sawer). Karena ingin menghidupkan suasana agar lebih meriah lagi, Pak Kasi Datun, Oktriadi Kurniawan, SH, MH kemudian langsung masuk ke ruangannya dan meotong-motong kertas HVS hingga seukuran uang kertas”, terang Abby.

Kemudia, lanjut Abby, Kasi Datun kembali lagi ke lokasi acara. Setiba di lokasi acara, Kasi Datun lalu naik ke panggung dan melemparkan lembaran-lembaran kertas yang dipotong-potong tersebut ke arah kerumunan Pegawai yang sedang berjoget.

“Nah, kertas-kertas itulah yang dianggap menghamburkan uang tersebut seperti yang terlihat di video yang beredar itu. Bukan uang Saweran. Sehingga tampak ibu-ibu dan Pegawai lainnya berlomba-lomba memperebutkan kertas tersebut yang ternyata hanyalah kertas biasa, atau istilah orang-orang sekarang itu disebut Prank dimaknai sebagai suatu candaan atau goyonan yang dapat dikatakan membohongi seseorang dan bersifat mempermainkan”, beber Abby.

Oleh seseorang yang hadir dan merekam acara tersebut, video itu kemudian diupload ke sebuah akun Media Sosialnya. Selanjutnya, besar kemungkinan video tersebut diambil dan dijadikan sebuah materi berita.

“Sehingga muncullah berita yang menyebar isyu, bahwa oknum Jaksa Kejari Lahat hamburkan uang saat acara perpisahan itu. Padahal, pewarta yang bersangkutan sama-sekali belum konfirmasi ke kami selaku pihak yang menjadi objek berita. Yang jelas, tidak ada kata Saweran dan hamburkan uang dalam kegiatan itu”, tambahnya.

Setelah berita di sebuah stasiun tv beredar, maka ada beberapa Wartawan yang mengkonfirmasikan hal tersebut ke pihak Kejari Lahat melalui Kasi Inteligen, Faisyal. Oleh Kasi Inteligen, dijawab bahwa hal tersebut tidaklah benar.

Faisyal menegaskan, jika uang Sawer itu adalah kertas dan tisu piring yang dihamburkan untuk membuat acara semakin meriah.

“Itu bukan uang, tapi kertas dan tisu piring. Memang jika dilihat dari jarak jauh nampaknya seperti uang, tapi itu bukanlah uang,” jelas Faisyal.

Dia meminta kepada masyarakat untuk tidak beropini negatif dulu sebelum memastikan dengan jelas, apakah yang disawer itu benar-benar uang ataukah bukan.

“Namun setidaknya kami dari pihak Kejaksaan Lahat menyampaikan permohonan maaf jika hal yang dilakukan itu mengundang respon baik dari masyarakat maupun media. Dan ini dapat menjadi pembelajaran untuk kita ke depannya,” ungkap Faisyal, seperti yang dikutif dari sebuah media online.

Hari ini, disampaikan Abby, pihak Kejari Lahat melalui Kasi Inteligen dan beberapa Staff Intel berangkat  ke Kejati Sumsel memenuhi panggilan, guna mengkklarifikasi dan menyamakan persepsi terkait berita-berita yang beredar tersebut.

Bahkan Barang Bukti (BB) potongan kertasnya, disebutkan Abby, diminta oleh pihak Kejati. Itu semua sudah dikumpulkan lagi dan dibawa untuk diserahkan ke Kejati.

“Nanti akan diceritakan hal yang sebenarnya terjadi saat acara kemarin berlangsung. Selanjutnya, bagaimana langkah yang diambil pihak Kejati, itu bukanlah wewenang kita untuk menjawab”, tutup Abby.****

Bagikan Berita :
Continue Reading

Pemerintah

Sunatan Massal Tingkatkan Kesehatan Anak Cerdas Mencapai Lahat bercahaya

Published

on

Barab Dafri. FR –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Lahat ke-153 Perayaan XXIV Tahun 2022, Tim Penggerak PKK Kabupaten Lahat bersenergi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Lahat gelar Sunatan Massal di Gedung Pertemuan Pemkab Lahat. Sabtu (21/5/2022).

Giat Sunatan Massal itu bertema “Melalui sunatan massal kita tingkatkan kesehatan anak menuju anak anak yang cerdas mencapai Lahat bercahaya tahun 2022” dihadiri langsung Bupati Lahat Cik Ujang SH didampingi Wakil Bupati H Haryanto SE MM.

Tampak pula Sekda Chandra SH MM, Kadinkes Lahat Taufik M Putra SKM MM dan jajaran, Asisten , Ataf Ahli, Kepala OPD, Camat Lahat serta anak anak yang melakukan sunatan massal di dampingi orangtuanya .

Saat menyampaikan sambutan, Ketua panitia Sunatan Massal Kadinkes Lahat menjelaskan bahwa kegiatan ini bersinergis dengan TP PKK Kabupaten Lahat Tahun 2022 dalam rangka HUT Kabupaten Lahat.

Ditambahkannya, kegiatan ini bertujuan mencetak anak anak di Kabupaten Lahat menjadi generasi yang lebih sehat dengan sasaran 120 orang anak anak berusia di sekolah tingkat dasar.

“Kita bangga dengan Pak Bupati Lahat dan Pak Wabup Lahat yang peduli terhadap kesehatan juga adanya berobat gratis. Alhamdulilah Kabupaten Lahat saat ini telah menjadi zona hijau dan 0 kasus Covid-19,” ucapnya.

Kadinkes menghimbau kepada bapak dan ibu anak yang disunat serta para tamu undangan lainnya, agar selalu menjaga kesehatan dan anak anak kita juga agar jangan jajan sembarangan.

Sementara Bupati Lahat menerangkan momentum peringatan HUT Kabupaten Lahat kali ini, Dinas kesehatan Kabupaten Lahat melaksanakan sunatan massal guna membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pelayanan khitanan bagi anak-anak.

Khususnya, lanjut Bupati, bagi anak-anak yang mengalami kesulitan ekonomi di masa pandemi covid-19. Dan, semoga dengan adanya khitanan massal ini dapat membantu masyarakat untuk mengkhitankan anak anak mereka.

“Dalam khitanan ini mendapatkan sovenir berupa peci dan kain sarung di samping itu peserta juga mendapatkan pelayanan emergency call dan layanan kontrol pasca sunatan di wilayah Puskesmas masing masing agar proses pemulihan bisa terpantau dengan baik,” urai Bupati.

Orang nomor satu di Kabupaten Lahat ini berharap sunatan massal tersebut bisa berjalan dengan sukses dan lancar serta ucapan terimakasih kepada peserta sunatan atas partisipasinya semoga kedepan menjadi anak anak yang soleh taat beribadah, taat kepada orang tua dan berguna bagi nusa dan bangsa.****

Bagikan Berita :
Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!