Connect with us

Seni Budaya

Tanjung Enim Kota Wisata, Segera Miliki Plaza Saringan

Published

on

Herlan Nudin – Red Barab Dafri. FR

MUARA ENIM SUMSEL, MLCI – Ikon Tanjung Enim sebagai Kota Wisata akan bertambah dengan segera miliki Plaza Saringan yang akan dibangun di lokasi Eks Pasar Buah Saringan di Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul.

Ketua Tim Tanjung Enim Kota Wisata PT Bukit Asam Tbk (PTBA), Suhedi, kepada awak media Jum’at (11/12/2020) menuturkan bahwa di lokasi milik PTBA yang sebelumnya dimanfaatkan oleh pedagang buah dengan luas mencapai 4375 meter persegi pada tahun 2021 mendatang akan ditata dan dibangun ruang terbuka Plaza Saringan seluas 2400 meter persegi.

Sementara sisanya akan dibangun taman taman, pendestrian, tempat duduk, menara semacam ikon batubara dengan difasilitasi WiFi.

Ditambahkan Suhendi, usai penertiban pasar oleh pemerintahan Kecamatan Lawang Kidul buah baru-baru ini, PTBA langsung bergerak cepat dengan melakukan penghijauan dan lokalisir agar kawasan terlihat rapi, hijau dan indah serta rencana pembangunan Plaza Saringan dapat segera terealisasi.

Plaza Saringan konsepnya ruang terbuka dengan harapan lokasi tersebut tidak kumuh, dan membuat masyarakat berminat mengunjungi Plaza Saringan baik untuk berwisata maupun hanya untuk berfoto selfie.

Tentu, Plaza Saringan ini merupakan ikon lain Tanjung Enim Kota Wisata selain pendestrian jalan – jalan protokol, fasilitas sosial, museum tambang, waterboom, botanical garden dan taman buah.

“Saat ini rencana pembangunan Plaza Saringan sudah dalam proses pengadaan untuk menetapkan pelaksana pekerjaan yang diperkirakan menelan biaya milyaran rupiah” ungkapnya.

Tak lupa Suhedi menyampaikan terima kasih dan meminta dukungan semua pihak agar rencana-rencana yang telah disusun dalam rangka mewujudkan Tanjung Enim menjadi Kota Tujuan Wisata dapat terealisasi dengan lancar sehingga tujuan yang dicita-citakan dapat segera terwujud.

“Semua ini hanya dapat terwujud jika didukung oleh semua pihak secara kompak” pungkasnya.***

Bagikan Berita :
Continue Reading

Seni Budaya

Kabupaten Lahat Raih Penghargaan Ajang Festival Sriwijaya XXIX 2021

Published

on

Aan Kunchay –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Pergelaran Festival Sriwijaya XXIX tahun 2021 yang dilangsungkan di Taman Budaya Sriwijaya (Jakabaring) Palembang pada 22 s.d 28 Oktober, tim kesenian Kabupaten Lahat dibawah binaan Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat melanjutkan tradisi kejayaan di ajang tahunan se-Sumatera Selatan ini.

Sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, tim Kabupaten Lahat kembali berhasil meraih penghargaan.

Tampil pada tanggal 27 Oktober 2021, tim Kabupaten Lahat meraih penghargaan dari kategori Penyanyi Terbaik 1 atas nama Reyn Gumay. Reyn Gumay tampil memukau dengan membawakan lagu Umak, karya Ancha Andiesfa.

Selain itu, penghargaan juga diraih tim Kabupaten Lahat dari kategori Pemeran Teater Terbaik. Teater dengan judul Batu Betangkup, kali ini disutradari Indra Jaya Suki yang juga merangkap sebagai penulis naskah.

Arransemen musik dalam penampilan teater ini oleh Aminudin. Sementara untuk penata rias dan penata artistik oleh Meyrita Febrianti.

Saat dikonfirmasi hari ini, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lahat, Sri Muliati, menyatakan kesyukuran atas raihan prestasi yang diraih tim Kabupaten Lahat.

“Alhamdulillah, pastinya kita bersyukur atas prestasi ini. Pencapaian ini tidak lepas dari dukungan dari Bupati Lahat, Wakil Bupati, Sekda, serta doa dari seluruh masyarakat Kabupaten Lahat,” ucap Sri Muliati. Jumat (29/10/2021).

Sri Muliyati menambahkan, hasil yang diraih tahun ini di ajang Festival Sriwijaya cukup memuaskan. Ia juga berharap Dinpar senantiasa bisa ikut berpartisipasi dan berprestasi dalam Festival Sriwijaya mendatang.

“Ke depan kita berharap bisa mengikuti event dan menjaga tradisi prestasi Kabupaten Lahat di ajang ini. Dari itu akan lebih mempersiapkan diri lagi dengan disupport Bupati Lahat dan akan selalu menjadi peserta. Karena di ajang inilah yang membanggakan nama Kabupaten Lahat. Pastinya kita akan mempertahankan dan berjuang untuk lebih baik lagi di tahun 2022,” pungkas Sri Mulyati.****

Bagikan Berita :
Continue Reading

Seni Budaya

Armadi Raga Siap “Angkat” Musik Kabupaten Lahat

Published

on

Aan Kunchay –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Siapa yang tidak kenal dengan Armadi Raga, khususnya masyarakat Sumatera Selatan?! Sudah lebih dari 2 (dua) dekade penyanyi dan pencipta lagu bergenre melayu ini menemani kehidupan masyarakat Sumatera Selatan dengan karya-karya hitsnya.

Hari ini, Jumat (29/10/2021) Armadi Raga menyambangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Lahat untuk bersilaturahmi.

Kehadiran pencipta lagu Laila Canggung dan Ijuk yang hits dibawakn Iyeth Bustami ini disambut hangat Disdikbud melalui Kabid Kebudayaan Bambang Apriyanto.

Turut hadir Kabid Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Lahat Soni, Staff Khusus Bupati Lahat Bidang Pariwisata Mario Andramartik, Ketua Dewan Kesenian Lahat yan Safran, dan Aktivis Pemerhati Budaya.

Armadi Raga yang sudah malang melintang di blantika musik tanah air, menyampaikan keinginannya untuk berkolaborasi dengan Pemkab Lahat dan para pelaku seni di Kabupaten Lahat. Hal ini bertujuan untuk mengangkat potensi seni di Kabupaten Lahat ke kancah nasional bahkan internasional.

“Saya pribadi melihat potensi SDM seniman, khususnya bidang tarik suara di Kabupaten Lahat sudah sangat baik. Tinggal lagi bagaimana promosi dan memiliki studio record yang berkelas nasional. Jika semua itu terwujud, akan menjadi sebuah jembatan mengangkat Kabupaten Lahat dan menjadi input besar bagi sektor pariwisata Kabupaten Lahat. Bahkan, akan menjadi satu-satunya studio rekaman terbaik di 17 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan,” ucap pencipta lagu Menimang Landak yang dibawakan Ine Sinthya ini.

Pria yang kerap disebut ‘Mamang Miang Hebung’ ini juga telah menyiapkan 2 buah lagu untuk dinyanyikan penyanyi Lahat dan siap menyupport talenta penyanyi Lahat jika ingin go nasional. Selain itu, ia juga telah menyiapkan sebuah film yang sudah lama dikonsepnya berjudul ‘Miang Hebung’ untuk diproduksi di Kabupaten Lahat.

“Saya punya 2 lagu yang sudah siap dibawakan dan ikhlas jika akan dijadikan hak paten lagu Kabupaten Lahat. Selain itu, alhamdulillah dengan kiprah kita selama berkarier di dunia permusikan tanah air, kita siap menyupport jika ada talenta-talenta di Kabupaten Lahat yang akan ikut audisi menyanyi. Saya juga punya skenario film judulnya Miang Hebung, sudah lama saya konsep, bisa juga diproduksi di Kabupaten Lahat,” ungkapnya.

Bahkan, untuk memenuhi pencapaian yang disebutkan tadi, Armadi Raga siap menetap di Kabupaten Lahat untuk 2 tahun ke depan.

“Agar semuanya bisa terwujud, saya siap menetap di Kabupaten Lahat untuk 2 tahun ke depan. Terpenting itu tadi, untuk memanen tentu saja kita harus memiliki sawah terlebih dahulu. Untuk melahirkan penyanyi handal kita musti ada fasilitas yang baik seperti studio rekaman yang bagus,” ujarnya.

Keinginan Armadi Raga ini disambut positif oleh Kabid Kebudayaan Disdikbud Lahat dan Kabid Ekraf Dinas Pariwisata Lahat.

“Pastinya kita menyambut baik program ini. Apalagi selama ini kesulitan kita terletak pada studio rekaman yang mumpuni. Hingga selama ini harus ke Pulau Jawa untuk rekaman lagu daerah. Ini menarik. Akan menjadi sebuah terobosan yang dapat mengangkat kebudayaan hingga ke sektor wisata,” ucap Bambang Apriyanto didampingi Soni.

Staff Khusus Bupati Lahat Bidang Pariwisata Mario Andramrtik dan Yan Safran selaku Ketua Dewan Kesenian Lahat juga memberikan statement positif.

“Kalau kami sangat mendukung dan bangga. Semoga Armadi Raga bersama Organisasi Ladasss (Lagu Daerah se-Sumatera Selatan) dapat berkiprah dan menjadi bagian dari mengharumkan Bumi Seganti Setungguan,” tutur mereka.

Ke depan, pertemuan ini akan dilanjutkan dengan audiensi bersama Bupati Lahat yang kemungkinan besar akan dilangsungkan dalam waktu dekat.****

Bagikan Berita :
Continue Reading

Seni Budaya

Wisata Kuliner Lahat, Menikmati Tiga Varian Lezatnya Lemang

Published

on

Barab Dafri. FR –

LAHAT SUMSEL, MLCI – Jika akan bepergian ke Agrowisata Tanjung Sakti melalui darat lintas provinsi, akan terlihat Wisata Kuliner di sepanjang jalan Desa Tanjung Sirih Kecamatan Pulau Pinang.

Tepatnya, jika dari Ibukota Kabupaten Lahat ke Desa Tanjung Sirih berjarak kurang lebih 20 kilo meter atau sekitar 15 menit menggunakan sepeda motor roda dua ataupun kendaraan roda empat.

Dengan jarak tidak terlalu jauh itu, setiba disana langsung bisa menikmati lezatnya Lemang, yakni makanan khas yang terbuat dari bahan utama beras ketan di dalam bambu lalu dimasak dekat kobaran api.

Ada tiga varian Lemang sebagai pilihan sesuai dengan selera, diantaranya Lemang gurih, Lemang rasa pisang dan Lemang rasa duren.

Nurhayati berusia 60 tahun, salah satu pedagang Lemang, berada persis dekat jembatan Desa Tanjung Sirih menuturkan tiga varian rasa lemang tersebut bisa disajikan jika sedang musim durian.

“Saat ini kami hanya menyediakan Lemang gurih dan Lemang rasa pisang. Namun dua varian ini bisa dinikmati para pelanggan di tempat saya ini sambil melihat pemandangan sawah yang indah,” sambungnya. Minggu (29/8/2021)

Walau ada sekitar 25 pedagang Lemang disepanjang jalan mulai masuk hingga batas Desa Tanjung Sirih, tapi Nurhayati menghabiskan dagangannya di hari libur bisa sampai 100 batang oleh pembeli dari Palembang, Prabumulih, Lahat dan daerah lainnya.

“Jumlah 25 pedagang Lemang itu bisa bertambah disaat momen tertentu, seperti ketika menyambut lebaran dan malam pergantian tahun. Karena kebanyakan pembeli yang akan menghabiskan waktu di Pagaralam dan kampung halamanya,” urai Nurhayati.

Sementara Dedi dan Mandor yang sedang menikmati Lemang gurih dan rasa pisang di pondok dagangan milik Nurhayati mengaku sering membeli untuk makan di tempat bahkan bawa pulang untuk anak istrinya.

“Makan Lemang disini, selain rasanya lezat juga bisa melihat pemandangan bentangan persawahan yang berada di seberang jalan ini,” kata Dedi sembari menunjuk sawah.****

Bagikan Berita :
Continue Reading

Populer

error: Content is protected !!